Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Mantan Bos Mafia Australia Tembus Titik Paling Gelap Sebelum Bertemu Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Desember 2025 17:48 5:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 Desember 2025 17:47
Bagikan
Bagikan

Vince Focarelli, mantan bos geng kriminal Australia, berubah total setelah tragedi anaknya tewas, memeluk Islam melalui shalat dan penghormatan pada Isa AS, kini aktif berdakwah membimbing yang tersesat.

Hidayatullah.com | VINCE FOCARELLI, mantan pimpinan geng motor Comancheros Adelaide yang dikenal sebagai salah satu kelompok kriminal paling ditakuti di Australia, kini menjalani hidup baru sebagai mualaf aktif berdakwah.

Perjalanan hidupnya yang dramatis — dari dunia kriminal, tragedi keluarga, hingga menemukan Islam — menarik perhatian global setelah kisahnya diunggah dalam wawancara Italian Mafia Boss Converts to Islam di YouTube.

Sejak usia muda, Vince sudah terlibat dalam kekerasan jalanan dan dunia kriminal. Ia dikenal keras, menguasai jaringan narkoba, serta bertahan dalam bentangan konflik antar-geng yang brutal. Namun, titik paling gelap hidupnya bukan sekadar kekerasan yang dialaminya sendiri, melainkan tragedi yang menimpa keluarga.

Tragedi Penembakan Anak

Baca Juga

Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

Dalam berbagai wawancara dan profilnya, termasuk laporan media internasional, Vince menceritakan satu peristiwa yang mengubah hidupnya secara drastis: putranya tewas setelah tertembak tepat di depan matanya dalam sebuah transaksi narkoba yang gagal.

Insiden itu merupakan puncak dari siklus kekerasan yang telah membelenggu hidupnya selama bertahun-tahun. Menurut laporan yang dipublikasikan, Vince selamat dari enam upaya pembunuhan, namun ia menyaksikan sendiri anaknya meregang nyawa akibat kekerasan yang menjadi bagian kesehariannya.

“Melihat anak saya tertembak dan tewas… itu menghancurkan segala sesuatu di dalam diri saya,” katanya dalam salah satu wawancara, menggambarkan beban emosional yang kemudian membuka lembaran baru pencarian spiritual.

Dari Jalanan ke Shalat: Awal Mengenal Islam

Setelah tragedi itu dan serangkaian kejadian hampir kehilangan nyawa, termasuk baku tembak, Vince merasa hidupnya berada di ujung tanduk. Kejadian demi kejadian itu mendorongnya untuk mencari jalan baru, jauh dari kekerasan dan kehampaan.

Dalam wawancaranya, Vince mengaku bahwa awalnya ia tidak memahami Islam sama sekali. Ia tumbuh dalam keluarga Italia-Australia beragama Katolik Roma dan mengenal Tuhan dalam konteks agama yang ia pelajari sejak kecil.

Namun perkenalannya dengan komunitas Muslim datang secara tidak sengaja — dari pergaulan dengan teman-teman Muslim yang berasal dari komunitas Lebanon di sekitarnya.

“Saya mulai melihat mereka beribadah — sholat lima waktu. Saya melihat kedamaian di wajah mereka. Itu membuat saya penasaran,” ujar Vince dalam wawancara yang diunggah di kanal Italian Mafia Boss Converts to Islam.

Proses ini bukan instan. Ia mulai bertanya tentang ajaran Islam secara lebih mendalam, terutama setelah berbicara dengan teman-teman Muslim yang membantunya belajar tentang shalat, disiplin spiritual, dan makna hidup yang lebih besar dari sekadar kekuasaan dan transaksi jalanan.

Kejutan dari Cinta Yesus dan Maria dalam Ajaran Muslim

Salah satu bagian yang mengejutkan Vince, seperti yang ia sampaikan dalam wawancara, adalah ketika mengetahui bahwa banyak Muslim tidak hanya menghormati, tetapi juga mencintai Yesus (Isa) dan Bunda Maria (Maryam).

Dalam pemahamannya sebelumnya, ia mengira bahwa dasar perbedaan teologis antara Islam dan Kristen akan menimbulkan permusuhan — namun ia justru menemukan pendekatan yang penuh hormat.

“Ketika saya diberi tahu bahwa Muslim mencintai Yesus dan Bunda Maria… saya terkejut. Itu membuka mata saya bahwa agama ini bukan hanya sekadar aturan, tapi juga tentang penghormatan dan cinta terhadap para nabi,” ungkapnya.

Fakta ini mendorongnya untuk menggali lebih jauh ajaran Islam, terutama tentang kedudukan para nabi dan hubungan Islam dengan tradisi agama lain. Pendekatan inklusif ini menjadi salah satu faktor yang membuatnya merasa dekat dengan pesan Islam tentang kasih sayang dan penghormatan terhadap semua nabi.

Syahadat dan Hidup Baru: Dari Kekerasan ke Dakwah Damai

Akhirnya, setelah periode pencarian panjang, Vince mengambil keputusan radikal: ia mengucapkan syahadat dan memeluk Islam. Dalam wawancaranya ia berkisah bahwa keputusan itu ia ambil setelah tiga malam dalam keadaan kacau — penuh baku tembak, perkelahian, dan konsumsi narkoba — yang membuatnya merasa jika tidak berubah, ia akan mati atau menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

Keputusan itu menandai berakhirnya kehidupan kriminalnya dan awal dari perjalanan spiritual baru. Setelah menjadi mualaf, Vince tidak hanya meninggalkan kekerasan, tetapi juga berkomitmen untuk membagikan pesan perubahan kepada orang lain yang masih terjebak dalam kehidupan gelap.

Kini, ia sering mengunjungi penjara, membina mantan narapidana, dan berbicara di depan remaja serta komunitas luas tentang bagaimana perubahan hidup itu mungkin untuk siapa pun, tidak peduli seberapa kelam masa lalu mereka.

“Hidup saya sekarang berada di jalan yang penuh kedamaian. Saya berdakwah bukan karena saya sempurna, tetapi karena saya tahu bagaimana rasanya bangkit dari jurang kehancuran,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiadakwahgeng kriminalHeadlinememeluk IslammualafshalatVince Focarelli
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dianggap Hasutan, Australia Larang Kata ‘Intifada’ usai Penembakan Bondi
Tulisan selanjutnya Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha (bagian kedua)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI

Berita
16 Agustus 2026 14:49
Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat
‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket

Terbaru

  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?