Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kedua Pelaku Penembakan Pantai Bondi Tidak Terkait Sel Militan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Desember 2025 16:49 4:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Desember 2025 16:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua pria pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, beberapa hari lalu bertindak sendiri dan tidak ada bukti yang menunjukkan keterkaitan mereka dengan sel militan, kata Kepolisian Australia hari Selasa (30/12/2025).

Naveed Akram dan ayahnya Sajid Akram melakukan aksi penembakan di acara perayaan Yahudi Hanukkah pada 14 Desember.

Polisi sebelumnya mengatakan bahwa mereka terinspirasi oleh kelompok ISIS, dengan bendera buatan rumahan kelompok itu ditemukan di mobil mereka usai kejadian dan keduanya juga dilaporkan pernah melakukan perjalanan ke sebuah pulau di Filipina di mana terdapat kelompok militan Muslim.

Namun pada hari Selasa, Australian Federal Police Commissioner Krissy Barrett mengatakan tidak ada indikasi kedia pria itu mendapatkan pelatihan formal saat melakukan kunjungan ke Pulau Mindanao, Filipina, pada bulan November.

“Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa para terduga pelaku ini merupakan bagian dari sel teroris yang lebih luas, atau diarahkan oleh orang lain untuk melakukan serangan,” kata Barrett dalam konferensi pers seperti dilansir BBC.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dia menambahkan bahwa temuan tersebut merupakan penilaian awal, dan pihak berwenang di Australia dan Filipina masih terus melakukan penyelidikan.

“Saya tidak mengatakan bahwa mereka berada di sana untuk berwisata,” katanya, merujuk pada perjalanan kedua orang itu ke Filipina.

Sajid Akram ditembak mati oleh polisi saat terjadi baku tembak dengan polisi menyusul serangan itu, sementara putranya, Naveed, yang juga ditembak oleh polisi tetapi hanya terluka, dikenai 59 dakwaan setelah tersadar dari koma selama beberapa hari. Naveed Akram menghadapi berbagai dakwaan, mulai dari 15 tuduhan pembunuhan hingga terorisme dan pelanggaran terkait bahan peledak.

Sajid Akram merupakan migran asal India yang pindah ke Australia pada 1998 untuk bekerja, kemudian dikabarkan menikah dengan seorang wanita Eropa dan memiliki seorang putra dan seorang putri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Ulama Yaman Syeikh Ali Al-San’ani Wafat Saat Mengajar Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya Mulai Tahun Depan Pelajar Malaysia Tidak Wajib Pakai Dasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?