Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Netflix Disorot Soal Konten LGBTQ dalam Program Anak

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Januari 2026 19:50 7:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Januari 2026 19:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Netflix kembali menjadi sorotan setelah Concerned Women for America (CWA), kelompok advokasi konservatif yang berbasis di Amerika Serikat, merilis laporan yang menyoroti meningkatnya konten LGBTQ dalam program anak-anak di platform tersebut. Laporan itu menilai perubahan konten ini berpotensi memengaruhi audiens usia dini.

“Banyak orang tua tidak menyadari sejauh mana konten anak-anak telah berubah dalam beberapa tahun terakhir,” demikian pernyataan CWA dalam laporannya, sebagaimana dikutip Fox News.

Kelompok tersebut menilai perubahan ini terjadi secara konsisten di berbagai judul yang dipasarkan sebagai tontonan keluarga.

Dalam laporan tersebut, CWA mengklaim bahwa lebih dari 41 persen tayangan Netflix yang diklasifikasikan untuk penonton usia muda—termasuk kategori G, TV-Y, TV-G, dan TV-Y7—mengandung karakter, tema, atau alur cerita yang berkaitan dengan LGBTQ.

CWA juga menyoroti sejumlah waralaba populer yang sebelumnya dikenal luas sebagai tayangan anak-anak. Dalam laporannya, kelompok ini menyebut versi terbaru The Magic School Bus, Strawberry Shortcake: Berry in the Big City, Power Rangers, She-Ra, dan The Fairly OddParents kini menampilkan karakter transgender atau nonbiner, serta narasi yang berfokus pada identitas gender dan orientasi seksual.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras serangan Israel
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza

Ketika cakupan diperluas ke seluruh kategori usia anak, sekitar sepertiga judul program anak dinilai memuat elemen serupa.

“Temuan kami menunjukkan adanya pola yang konsisten, di mana konten yang menyasar anak-anak semakin sering memasukkan narasi seputar identitas gender dan orientasi seksual,” demikian pernyataan CWA dalam laporannya.

Kelompok tersebut menyebut tren ini sebagai perubahan signifikan dalam lanskap hiburan anak.

CWA juga menyoroti sejumlah waralaba populer yang sebelumnya dikenal sebagai tontonan ramah anak.

“Banyak orang tua mengenal waralaba ini sebagai tontonan klasik anak-anak. Karena itu, mereka kerap tidak menyadari bahwa versi terbarunya telah mengalami perubahan substansial dalam pesan dan tema yang disampaikan,” ujar seorang juru bicara Concerned Women for America.

Menurut CWA, perkembangan tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kesesuaian konten dengan usia anak dan peran orang tua dalam mengawasi konsumsi media keluarga.

Kelompok ini mendorong penyedia layanan streaming untuk memberikan pelabelan konten yang lebih transparan serta memperkuat fitur kontrol orang tua.

“Kami tidak berbicara tentang konten dewasa, melainkan program yang secara eksplisit dipasarkan untuk anak-anak. Orang tua berhak mengetahui apa yang ditonton anak mereka,” tulis CWA dalam bagian rekomendasinya.

Hingga laporan ini dipublikasikan, Netflix belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan tersebut. Sebelumnya, perusahaan menyatakan komitmennya untuk menghadirkan beragam konten yang mencerminkan berbagai latar belakang dan pengalaman, sekaligus menyediakan pengaturan orang tua agar keluarga dapat menyesuaikan tontonan sesuai kebutuhan.

Perdebatan mengenai representasi LGBTQ dalam konten anak terus mengemuka di Amerika Serikat, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap peran industri hiburan dalam membentuk nilai dan persepsi anak-anak.

Laporan CWA ini diperkirakan akan kembali memicu diskusi luas mengenai batasan konten, tanggung jawab platform digital, dan kebebasan berekspresi dalam media hiburan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak-anakConcerned Women for AmericalgbtLGBTQNetflix
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Nasihat Abadi Ali Bin Abi Thalib
Tulisan selanjutnya Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Berita
12 September 2026 09:43
Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

Terbaru

  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

17 September 2026 16:35
Berita

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

17 September 2026 16:30
Berita

Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

17 September 2026 16:00
Berita

Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan

17 September 2026 15:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?