Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Leo Minta Para Kardinal Gereja Katolik Menarik Pengikut Baru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2026 21:43 9:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Januari 2026 21:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Leo, hari Kamis(8/1/2026), menggelar pertemuan dengan para kardinal dari seluruh dunia sebagai bagian dari pertemuan puncak selama dua hari, mendesak mereka supaya menghindari perpecahan di lingkungan gereja dan fokus dalam upaya untuk menarik pengikut baru.

Pada pertemuan itu Paus Leo juga mengisyaratkan keinginannya untuk meneruskan reformasi yang dilakukan oleh mendiang Paus Fransiskus, yang berjibaku melawan para kardinal konservatif guna menjadikan ajaran Katolik lebih inklusif dengan merangkul kalangan homoseksual dan membahas pentahbisan wanita sebagai pendeta Katolik.

Pada pertemuan tertutup hari pertama, Rabu (7/1/2026), Paus Leo mengatakan Gereja Katolik hanya akan tumbuh apabila mereka dapat menarik lebih banyak pengikut baru lewat pesan Tuhan tentang cinta bagi semua kalangan, menurut pernyataan yang dirilis oleh Vatikan seperti dilansir Reuters.

“Hanya cinta yang dapat dipercaya; hanya cinta yang kredibel,” kata Paus Leo. “Persatuan menarik orang, sedangkan perpecahan menimbulkan perpecahan.”

Massimo Faggioli, seorang akademisi Italia di Trinity College Dublin, yang mengikuti kebijakan Vatikan, mengatakan bahwa Paus Leo “sedang berupaya meyakinkan para kardinal bahwa mereka perlu bekerja sama secara kolektif untuk melakukan apa yang diinginkan umat Katolik”.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

“Leo mengambil sikap berhati-hati, tetapi saya pikir dia akan melanjutkan jalan yang sudah ditempuh Paus Fransiskus,” kata Faggioli. “Saya rasa dia tidak akan menyurutkan langkahnya.”

Paus Fransiskus, yang memimpin Vatikan selama 12 tahun, meninggal pada bulan April 2025. Leo, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Amerika Serikat Robert Prevost, terpilih sebagai pemimpin Vatikan yang baru pada bulan Mei.

Vatikan mengatakan bahwa 170 dari 245 kardinal dari seluruh penjuru dunia menghadiri pertemuan puncak tersebut, yang berakhir pada hari Kamis.

Mereka diminta untuk tidak mengungkapkan ke publik apa saja yang dibahas dalam pertemuan itu, kata juru bicara Vatikan Matteo Bruni.

Leo dalam pertemuan hari Rabu meminta nasihat dari para kardinal tentang prioritas apa yang harus dia fokuskan untuk masa dua tahun mendatang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enam Orang Didakwa Anggota Organisasi Kurdi Terlarang PKk di Inggris
Tulisan selanjutnya Gunungan Sampah di Filipina Runtuh Puluhan Orang Hilang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berita
21 Juli 2026 18:32
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?