Hidayatullah.com– Polisi Spanyol melakukan penyitaan kokain terbesar di laut setelah menemukan hampir 10 ton barang haram itu yang disembunyikan dengan cara dikubur muatan garam di sebuah kapal dagang yang sedang beristirahat di sekitar Kepulauan Canary.Para detektif dan jaksa anti-narkoba yang menyelidiki sebuah kelompok kriminal multinasional, yang menyeludupkan kokain dalam jumlah “sangat banyak” dari Amerika Selatan ke Eropa, berhasil mengidentifikasi sebuah kapal tersangka yang bertolak dari Brazil, kata Policía Nacional dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Senin (12/1/2026), lansir The Guardian.Pekan lalu, para petugas dari pasukan elit khusus Policía Nacional menaiki sebuah kapal yang sedang melempar sauh di perairan 332 mil dari pantai Kepulauan Canary, dan menyita hampir 300 bungkusan berisi kokain yang dikubur di bawah muatan garam. Tiga belas orang ditangkap dan kapal tersebut, yang kehabisan bahan bakar, ditarik ke pelabuhan di Santa Cruz de Tenerife.Rekaman video operasi tersebut menunjukkan para petugas menggunakan sekop untuk menggali bungkusan yang terkubur di bawah timbunan garam di dalam palka.Operasi yang diberi nama White Tide itu dilakukan bekerja sama dengan aparat kepolisian federal Brazil, US Drug Enforcement Administration, National Crime Agency dari Inggris, serta pihak berwenang Prancis dan Portugal.Policía Nacional dalam pernyataannya mengatakan para petugas berhasil menemukan 9,994 kilogram kokain yang dikemas ke dalam 294 bungkusan yang ditimbun di bawah berton-ton garam serbuk yang diangkut kapal itu Pihak berwenang Spanyol total menyita 123 ton kokain pada tahun 2024, angka itu naik dari 118 ton pada tahun 2023 dan 58 ton pada tahun 2022.*




