Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Musim Dingin Mematikan di Gaza, 21 Anak-Anak Syahid

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Januari 2026 16:06 4:06 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Januari 2026 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Jumlah kematian akibat cuaca dingin ekstrem di Jalur Gaza meningkat menjadi 24, termasuk 21 anak-anak, sejak dimulainya perang genosida ‘Israel’ pada Oktober 2023, kata otoritas setempat pada hari Selasa.

Dalam sebuah pernyataan, kantor media pemerintah mengatakan tujuh anak telah syahid sejak awal musim dingin saat ini karena kondisi dingin yang parah, sehingga jumlah total kematian terkait cuaca dingin menjadi 24 per 13 Januari 2026.

“Semua syuhada adalah pengungsi Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsian paksa,” kata pernyataan itu.

Kantor media juga melaporkan bahwa sekitar 7.000 tenda telah tersapu oleh sistem cuaca bertekanan rendah yang terus menerus menghantam wilayah tersebut.

Mereka memperingatkan tentang “konsekuensi kemanusiaan yang dahsyat” karena suhu beku kembali ke Gaza di tengah serangan Israel yang terus berlanjut dan blokade yang mencekik, yang telah menyebabkan kerusakan luas pada rumah dan infrastruktur serta memaksa lebih dari 1,5 juta warga Palestina ke kamp-kamp pengungsian yang kekurangan kondisi hidup paling dasar.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Kantor tersebut menyatakan bahwa situasi tersebut menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan kelompok yang paling rentan, khususnya anak-anak, dengan menyebutkan hampir tidak adanya pasokan pemanas, kurangnya tempat berlindung yang aman, dan kekurangan selimut serta pakaian musim dingin yang parah, diperparah oleh pembatasan yang terus berlanjut terhadap masuknya bantuan kemanusiaan.

Kantor tersebut menyatakan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas kematian tersebut, yang digambarkan dalam pernyataan itu sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas berupa “pembunuhan perlahan, kelaparan, dan pengungsian paksa.”

Kantor media mendesak komunitas internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan organisasi kemanusiaan dan hak asasi manusia untuk segera mengambil tindakan untuk membangun tempat berlindung yang aman, mengizinkan masuknya pasokan pemanas dan bantuan tanpa batasan, dan mencegah hilangnya nyawa lebih lanjut.

Pasukan penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 71.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 lainnya dalam serangan brutal sejak Oktober 2023 yang telah menghancurkan Jalur Gaza.

Meskipun gencatan senjata dimulai pada 10 Oktober lalu, entitas zionis terus melanjutkan serangannya, membunuh 447 warga Palestina dan melukai 1.246 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cuaca ekstrimgenosida GazaJalur Gazamusim dinginpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terus Hasut Pengikutnya, Pemimpin Druze: Kami Bagian dari Israel
Tulisan selanjutnya Polisi Spanyol Sita 10 Ton Kokain yang Dikubur di Bawah Muatan Garam Serbuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?