Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ethiopia Tuding Eritrea Persenjatai Pemberontak dan Memanaskan Konflik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Januari 2026 19:24 7:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Januari 2026 19:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepolisian Ethiopia mengatakan pihaknya telah menyita ribuan butir amunisi yang dikirim oleh negara tetangga Eritrea ke para pemberontak di daerah Amhara, memanaskan konflik bersenjata di sana sehingga dapat memicu bentrokan maut baru.

Kepolisian federal Ethiopia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam (14/1/2026) bahwa mereka telah menyita 56.000 butir amunisi dan menangkap dua tersangka pekan ini di wilayah Amhara, tempat pemberontak Fano yang menentang pemerintahan Perdana Menteri Abiy Ahmed melakukan pemberontakan sejak 2023.“

Penyelidikan awal yang dilakukan terhadap dua tersangka yang tertangkap basah mengkonfirmasi bahwa amunisi tersebut dikirim oleh pemerintah Shabiya,” kata pernyataan itu, menggunakan istilah untuk menyebut partai penguasa di Eritrea, lansir Reuters Kamis (15/1/2026).

Kedua negara terlibat perang perbatasan selama tiga tahun yang meletus pada tahun 1998, lima tahun setelah Eritrea memisahkan diri dari Ethiopia.

Mereka menandatangani perjanjian bersejarah untuk menormalisasi hubungan pada tahun 2018 yang menjadikan PM Abiy Ahmed memenangkan Nobel Perdamaian pada tahun 2019, tetapi hubungan keduanya kembali memburuk.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Pasukan Eritrea ikut bertempur untuk mendukung tentara Ethiopia selama perang saudara 2020-2022 di wilayah Tigray utara, tetapi hubungan memburuk setelah Asmara dikecualikan dari kesepakatan damai yang mengakhiri konflik tersebut.

Sejak saat itu, Eritrea merasa geram dengan PM Abiy yqng berulang kali mengatakan ke publik bahwa Ethiopia yang terkurung daratan memiliki hak akses ke laut – komentar yang oleh banyak orang di Eritrea, negara yang berhadapan dengan Laut Merah, sebagai ancaman militer tersirat.

Abiy mengatakan Ethiopia tidak bermaksud berkonflik dengan Eritrea dan ingin menyelesaikan masalah akses laut melalui dialog.

Asmara sebelumnya ⁠menampik tuduhan bahwa mereka mencampuri urusan Ethiopia dan menuduh Addis Ababa melakukan agresi. Presiden Isaias Afwerki mengatakan kepada media pemerintah pekan ini bahwa partai yang berkuasa di Ethiopia saat ini menyatakan perang melawan Eritrea.

“Kami tidak memiliki napsu untuk berperang. Tetapi kami tahu bagaimana membela negara kami,” kata Isaias dalam wawancara pekan ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menapak Jejak Hijrah dengan Sepeda, Muslim Inggris Galang Donasi Palestina
Tulisan selanjutnya New Zealand Tutup Kedutaan, Keluarkan Diplomat dari Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?