Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PM Anwar Ibrahim Bantah Kabar Isu Tanah di Perbatasan Sabah-Kalimantan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2026 14:25 2:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2026 14:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim, hari Sabtu (24/1/2025), membantah kabar media yang mengklaim bahwa Malaysia menyerahkan tanah seluas 5.207 hektare ke Indonesia sebagai kompensasi atas tiga desa di daerah Nunukan dekat perbatasan Sabah-Kalimantan.

Meskipun demikian, Anwar mengatakan Malaysia akan melakukan pembicaraan bersahabat perihal isu kompensasi tanh itu dalam waktu dekat.

“Kabar itu tidak benar. Kami akan melakukan negosiasi sepatutnya,” kata Anwar singkat kepada awak media usai menghadiri acara Madani Cultural Carnival and Penang People’s Feast 2026 di Seberang Perai Tengah District Education Office di Permatang Pasir.

Beberapa hari terakhir beredar kabar bahwa tiga desa di Nunukan, yang masuk wilayah Indonesia di bagian utara Kalimantan, sekarang sudah berpindah ke tangan Malaysia, tetapi perselisihan di Pulau Sebatik masih belum tuntas. Sebagai kompensasi atas ketiga desa itu, Indonesia dikabarkan mendapatkan lahan seluas 5.207 hektare dari Malaysia.

Hari Jumat, Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam Datuk Seri Arthur Joseph Kurup mengatakan negosiasi perihal penandaan dan pengukuran area Outstanding Boundary Problem (OBP) dilakukan secara bersama-sama oleh kedua negara, sesuai dengan hukum internasional dan kesepakatan tentang perbatasaan yang ada saat ini, dan bukan didasari pada prinsip timbal balik, kompensasi, atau “untung rugi”.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Menurutnya, penuntasan soal pengukuran batas tanah tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Malaysia and Indonesia yang ditandatangani pada 18 Februari 2025, menyusul negosiasi teknis yang komprehensif dan transparan selama lebih dari 45 tahun, lapor kantor berita Malaysia Bernama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laboratorium Kokain di Kolombia Meledak 9 Orang Tewas
Tulisan selanjutnya Pejabat Tinggi Militer China Sedang Diselidiki karena Pelanggaran Disiplin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?