Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengacara HAM Pakistan Dibui 17 Tahun Gegara Tulisan di Media Sosial

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2026 15:28 3:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2026 15:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Pengadilan di Pakistan, hari Sabtu (24/1/2026), menjatuhkan hukuman kurungan selama masing-masing 17 tahun atas dua pengacara bidang hak asasi manusia (HAM) disebabkan tulisannya di media sosial yang dianggap bermusuhan terhadap pemerintah dan institusi-institusi keamanan.

Dilansir Assosiated Press, hakim Afzal Majoka mengumumkan keputusan itu sehari setelah Zainab Mazari dan suaminya Hadi Ali Chattha ditangkap di Islamabad, menurut berkas dakwaan.

Pasangan itu sempat muncul sebentar lewat tautan video tetapi memboikot persidangan tersebut, sehingga membuat majelis hakim geram dan langsung mengeluarkan putusan. Keluarga dan teman-temannya mengecam keputusan tersebut.

Pengadilan menyatakan Mazari bersalah berkali-kali menulis di media sosial yang “menggambarkan agenda” dari kelompok separatis terlarang Baloch dan Taliban Pakistan.

Kasus bermula dari sebuah pengaduan pada bulan Agustus 2025 yang disampaikan ke National Cyber Crime Investigation Agency. Laporan itu mengatakan bahwa pasangan itu menggunakan media sosial untuk menjelekkan negara (pemerintah) beserta institusi keamanannya. Pasangan itu resmi menjadi terdakwa pada Oktober tahun lalu dan selalu menolak untuk menghadiri persidangan.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Kelompok-kelompok peduli HAM di dalam maupun luar negeri mengecam penangkapan Mazari dan suaminya dan menyerukan supaya keduanya segera dibebaskan.

Amnesty International dalam sebuah pernyataan hari Jumat (23/1/2026) mengatakan bahwa penahanan pasangan itu menandai pelecehan yudisial dan intimidasi yang terus-menerus dilakukan oleh otoritas Pakistan.

Amnesty mengatakan Mazari dan Chattha ditangkap saat dalam perjalanan menuju ke pengadilan untuk menghadiri persidangan, dengan saksi mata mengatakan bahwa aparat menggunakan kekuatan berlebihan saat meringkus kedua orang itu.

Tidak ada alasan yang diberikan untuk penangkapan mereka kala itu, sehingga para aktivis HAM mengkhawatirkan keselamatan mereka.

Sebagai pengacara Mazari dan Chattha sering mendampingi para jurnalis, tokoh politik dan aktivis HAM yang ditahan oleh aparat tanpa dakwaan formal atau tanpa proses peradilan.

Mazari merupakan anak perempuan dari Shireen Mazari, yang pernah menjabat menteri HAM di bawah pemerintahan PM Imran Khan.

Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar memuji keputusan pengadilan atas pasangan suami-istri itu. “Apa yang kamu tabur itulah yang kamu tuai!” Tulisnyab di media sosial X, seraya menambahkan bahwa keduanya dihukum berdasarkan UU Siber.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Singapura Kucurkan $786 Juta untuk Pengembangan Kecerdasan Buatan
Tulisan selanjutnya Pembunuh Mantan PM Jepang Shinzo Abe Diganjar Hukuman Penjara Seumur Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?