Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

1.268 Pasien Kritis Meninggal Dunia Akibat Ditutupnya Penyeberangan Keluar Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Januari 2026 12:29 12:29 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Januari 2026 12:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kementerian Kesehatan memperingatkan pada hari Selasa bahwa 1.268 pasien telah meninggal dunia saat menunggu izin untuk keluarga Gaza guna mendapatkan perawatan medis.

Lembaga kesehatan Palestina di Gaza itu mengatakan penutupan terus-menerus penyeberangan Rafah memperparah kondisi kesehatan penduduk Gaza yang sakit dan terluka.

Kementerian mengatakan sekitar 20.000 orang telah mendapatkan izin rujukan medis dan sedang menunggu untuk meninggalkan Gaza untuk mendapatkan perawatan di luar negeri.

Kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis, runtuhnya layanan khusus, dan hancurnya rumah sakit telah membuat daftar tunggu untuk perawatan di luar Jalur Gaza semakin panjang.

Para pejabat mengatakan 440 pasien berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan perawatan penyelamatan jiwa yang mendesak. Pasien kanker termasuk yang paling terdampak, karena perawatan khusus dan layanan diagnostik tidak tersedia di Gaza. Sekitar 4.000 pasien kanker berada dalam daftar tunggu mendesak untuk izin perjalanan.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Kementerian mencatat bahwa 4.500 dari pasien yang tercatat adalah anak-anak. Sejak penjajah ‘Israel’ menutup penyeberangan Rafah pada 7 Mei 2024, hanya 3.100 pasien yang berhasil meninggalkan Gaza untuk perawatan.

Kementerian Kesehatan menekankan bahwa pembukaan kembali Rafah, memfasilitasi perjalanan pasien, dan memastikan masuknya pasokan medis penting secara terus-menerus tetap menjadi penyelamat terakhir bagi pasien yang sangat membutuhkan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaKesehatanpalestinaRafah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemukim haram Israel saat diserang rudal Perang Berkepanjangan Picu Depresi dan Krisis Finansial di ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Saudi Tidak akan Izinkan Wilayah Udaranya Dipakai Serang Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?