Hidayatullah.com– Rapper Inggris terkenal Central Cee mengumumkan secara resmi bahwa ia telah memeluk agama Islam melalui siaran langsung malam hari. Pada usia 25 tahun, artis besar di genre British drill ini mengucapkan syahadat, tindakan fundamental yang menandai masuknya seseorang ke dalam agama Islam, sambil mengganti nama baru.
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan Central Cee, nama asli Oakley Neil H T Caesar-Su, saat live streaming di platform media sosialnya yang diikuti jutaan penggemar.
“Saya telah mengucapkan syahadat dan kini resmi menjadi Muslim,” katanya dengan suara mantap di hadapan keluarga dan teman dekat yang turut hadir. Mereka langsung memberikan ucapan selamat, menciptakan suasana haru dan penuh dukungan.
Central Cee menjelaskan keputusannya sebagai pilihan pribadi yang matang setelah proses panjang. “Ini bukan keputusan impulsif, tapi kesadaran mendalam setelah belajar banyak tentang Islam,” ujarnya.
Artis yang lahir di Shepherd’s Bush, London, ini dikenal lewat hits seperti “Doja” dan “Sprinter” yang mendominasi chart UK dan global.
Kariernya melejit sejak 2020, menjadikannya salah satu rapper muda tersukses di Inggris dengan pengaruh besar di British drill, genre rap cepat yang lahir dari komunitas urban London.
Konversi Central Cee ke Islam menambah daftar musisi Barat yang memeluk agama ini, seperti Yusuf Islam (Cat Stevens) dan Mohamed Ramadhan. Penggemar di media sosial langsung ramai merayakan, dengan tagar #CentralCeeMuslim trending nomor satu di Twitter (X).
“Alhamdulillah, selamat datang saudara baru!” tulis salah satu netizen. Namun, ada pula yang bertanya bagaimana ini memengaruhi lirik lagunya yang sering kontroversial.
Menurut pakar musik UK, Dr. Aisha Rahman dari University of London, konversi ini bisa membuka babak baru bagi Central Cee. “Banyak artis Muslim seperti luiyya atau MoStack yang sukses mengintegrasikan iman ke karya mereka. Central Cee berpotensi jadi ikon bridge antara drill dan nilai Islam,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Central Cee belum merinci nama barunya, tapi ia berjanji akan bagikan lebih banyak di podcast mendatang.
Kisah Central Cee mirip rapper lain seperti Digga D atau Unknown T yang juga eksplorasi spiritualitas di tengah tekanan industri musik. Sebagai anak Shepherd’s Bush yang multikultural, latar belakangnya dekat dengan komunitas Muslim besar di London.
“Islam memberi kedamaian yang saya cari setelah tahun-tahun gila di industri,” tambahnya.
Reaksi dari label rekamannya, Columbia Records, masih ditunggu. Sementara itu, penggemar Indonesia ramai menyambut, terutama komunitas hip-hop Jakarta yang sering cover lagunya.
“Central Cee masuk Islam? Ini revolusi buat drill scene!” komentar rapper lokal di Instagram.
Dengan 10 juta pendengar bulanan di Spotify, Central Cee punya pengaruh global. Konversinya bisa dorong diskusi lebih luas soal Islam di musik Barat, terutama di era pasca-2020 di mana spiritualitas naik daun. Pantau update Central Cee Muslim untuk kabar terbaru rapper ini.*




