Hidayatullah.com– Sebanyak 70 desa di seluruh penjuru Turki berpenduduk hanya 10 jiwa atau kurang menurut data resmi, yang mencerminkan akselerasi eksodus para pemukim daerah pedesaan sementara keseluruhan junlah populasi bertambah.
Dilansir Hurriyet Daily News Rabu (11/2/2026), analisis terhadap angka-angka yang dirilis Badan Statistik Turki (TÜİK) menunjukkan bahwa populasi negara itu bertambah 427.224 orang pada 2025, menjadi hampir 86,1 juta. Dari jumlah total itu, sebanyak 80,56 juta orang terdaftar tinggal di ibu kota provinsi dan distrik, mendorong proporsi penduduk yang tinggal di daerah perkotaan menjadi 93,6 persen.
Sebaliknya, proporsi penduduk yang tinggal di kota kecil dan pedesaan menurun dari 6,6 persen menjadi 6,4 persen. Jumlah populasi daerah pedesaan menurun sekitar 2,1 persen menjadi 5,54 juta pada 2025 dari tahun sebelumnya.
Data itu menunjukkan disparitas menyolok di antara pedesaan. Sementara 456 desa di seluruh Turki memiliki penduduk 1.000 jiwa atau lebih, sebanyak 70 desa hanya dihuni oleh 10 orang atau kurang dari itu.
Tiga desa di bagian timur Turki, Kayalıbağ di Provinsi Bitlis, Çattepe di Provinsi Siirt dan Tarlabaşı di Provinsi Iğdır, masing-masing tercatat hanya memiliki penduduk 1 jiwa.
Beberapa desa lain berpenduduk 2 atau 3 jiwa seperti Akımlı dan Maltepe di Provinsi Bingöl, Dilekli di Provinsi Hakkari dan Kalfalar di Provinsi Kütahya.
Sementara di ujung spektrum sebaliknya, desa İpekli di Provinsi Adıyaman menjadi desa dengan penduduk terbanyak 6.681 jiwa, diikuti kemudian oleh Karacaören di Provinsi Çanakkale dengan 6.668 jiwa dan desa Taşpınar di Adıyaman dengan 6.268 jiwa.*




