Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Warga Palestina ‘Lenyap’ Akibat Senjata Israel di Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Februari 2026 16:18 4:18 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Februari 2026 16:20
Bagikan
Serangan Udara Israel Pagi
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah penyelidikan terbaru mengungkap penyebab lenyapnya 2.842 warga Palestina sejak genosida Israel di Gaza dimulai. Hal itu terjadi diduga kuat akibat penggunaan senjata bersuhu tinggi yang mampu menguapkan jaringan manusia.

Daftar isi
  • Senjata dengan suhu panas ekstrem
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Investigasi tersebut, yang berjudul “The Rest of the Story” dan ditayangkan di Al Jazeera, berdasarkan dokumentasi forensik lapangan yang dikumpulkan oleh tim Pertahanan Sipil Gaza sejak Oktober 2023.

Juru bicara Pertahanan Sipil, Mahmoud Basal, mengatakan bahwa tim penyelamat bergantung pada proses yang membandingkan jumlah orang yang diketahui berada di dalam struktur yang menjadi sasaran dengan sisa-sisa jenazah yang ditemukan setelahnya.

“Jika sebuah keluarga memberi tahu kami bahwa ada lima orang di dalam dan kami hanya menemukan tiga jenazah utuh, kami mengklasifikasikan dua sisanya sebagai ‘menguap’ hanya setelah pencarian menyeluruh tidak menghasilkan apa pun selain jejak biologis,” kata Basal, mengutip percikan darah atau fragmen kecil.

Ia menambahkan bahwa warga diklasifikasikan “menguap” setelah pencarian di reruntuhan, rumah sakit, dan kamar mayat tidak menghasilkan sisa-sisa jenazah yang dapat diidentifikasi.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Investigasi tersebut mencakup kesaksian dari warga Palestina yang mencari kerabat mereka yang hilang dalam serangan Israel.

Yasmin Mahani mengatakan dia mencari di reruntuhan sekolah al-Tabin di Kota Gaza pada 10 Agustus 2024, setelah serangan Israel.

“Saya masuk ke masjid dan mendapati diri saya menginjak daging dan darah,” katanya, menambahkan bahwa dia kemudian tidak menemukan jejak putranya. “Bahkan tidak ada jenazah untuk dimakamkan.”

Senjata dengan suhu panas ekstrem

Para ahli militer yang diwawancarai mengaitkan hilangnya ribuan orang itu dengan penggunaan senjata termobarik dan termal.

Vasily Fatigarov, salah satu ahli militer tersebut, mengatakan senjata semacam itu dapat menyulut awan bahan bakar menjadi bola api dengan suhu mencapai 2.500 dan 3.000 derajat Celcius.

Penyelidikan mengidentifikasi beberapa amunisi yang digunakan di Gaza, termasuk bom MK-84, bom penghancur bunker BLU-109, dan bom luncur presisi GBU-39.

Disebutkan bahwa GBU-39 digunakan dalam serangan sekolah al-Tabin dan dirancang untuk menjaga struktur tetap utuh sambil menghancurkan segala sesuatu di dalamnya melalui tekanan dan panas.

BLU-109 juga disebutkan dalam serangan terhadap al-Mawasi, yang sebelumnya ditetapkan sebagai “zona aman”, yang menurut penyelidikan “menghilangkan 22 orang”.

Mantan anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene mempertanyakan peran Washington setelah penyelidikan tersebut.

Dr. Munir al-Bursh, direktur jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan paparan panas ekstrem menyebabkan cairan tubuh mendidih seketika, yang mengakibatkan penguapan jaringan.

Para ahli hukum telah memperingatkan bahwa senjata yang tidak mampu membedakan antara warga sipil dan kombatan dapat merupakan kejahatan perang.

“Mereka tahu senjata-senjata ini tidak membedakan antara pejuang dan anak-anak, namun mereka terus mengirimkannya,” kata pengacara Diana Buttu.

Investigasi mencatat bahwa temuan ini muncul meskipun ada tindakan sementara yang diperintahkan oleh Mahkamah Internasional dan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional terhadap perdana menteri Israel.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazapalestinaSenjata TermobarikThufan Al-Aqsha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tujuh Orang Syahid dalam Serangan Israel di Gaza, Zionis Terus Langgar Gencatan Senjata
Tulisan selanjutnya Puluhan Desa di Turki Penduduknya Kurang dari 10 Jiwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?