Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Viral Mahasiswa Muslim Dipukuli Saat Perayaan Agama Hindu, Kampus Diduga Bungkam

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Maret 2026 15:53 3:53 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Maret 2026 15:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Video seorang mahasiswa Muslim yang diduga dipukuli sekelompok mahasiswa lain di lingkungan IIMT University viral di media sosial dan memicu sorotan publik. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat perayaan Holi di area kampus.

Holi adalah festival keagamaan umat Hindu yang dikenal sebagai festival warna. Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang pemuda mengenakan kurta dikejar oleh sejumlah mahasiswa.

Ia kemudian dipukul dan didorong hingga pakaiannya tampak robek. Beberapa orang terdengar berteriak, sementara yang lain merekam kejadian itu menggunakan telepon genggam.

#मेरठ : IIMT यूनिवर्सिटी में छात्र से मारपीट

⏩ IIMT यूनिवर्सिटी में मुस्लिम छात्र की पिटाई का वीडियो वायरल

⏩ होली के दौरान छात्रों की भीड़ ने दौड़ाकर पीटा

⏩ युवक का कुर्ता फाड़ा, लात-घूंसे मारने का आरोप

⏩ घटना के बाद भी यूनिवर्सिटी प्रशासन पर चुप्पी का आरोप

⏩ अब तक न… pic.twitter.com/dViJKrxGHL

— News1India (@News1IndiaTweet) March 1, 2026

Seorang mahasiswa yang berada di lokasi, yang memperkenalkan diri sebagai Arif Khan, mengatakan situasi awalnya hanya adu mulut. “Awalnya hanya saling dorong dan cekcok kecil, lalu tiba-tiba banyak yang ikut mengejar,” ujarnya kepada media lokal Meerut Chronicle.

Arif menambahkan bahwa korban dituduh lebih dulu menendang dan memukul saat suasana perayaan memanas. Video kejadian berdurasi sekitar 27 detik telah viral di media sosial dan menjadi sumber perhatian publik serta penyelidikan awal oleh polisi dan administrasi kampus

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Namun, kronologi pasti insiden tersebut belum dikonfirmasi secara resmi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tertulis dari pihak administrasi kampus terkait dugaan kekerasan tersebut. Sejumlah mahasiswa menilai pihak universitas belum memberikan respons terbuka meskipun video kejadian telah menyebar luas.

Aktivis mahasiswa setempat, Sana Rizvi, menyatakan bahwa kampus seharusnya segera mengambil langkah tegas. “Keamanan mahasiswa adalah tanggung jawab institusi. Diam bukan solusi,” katanya kepada The Campus Post. Ia mendesak agar dilakukan investigasi internal secara transparan.

Sementara itu, aparat kepolisian setempat belum mengonfirmasi adanya laporan resmi yang masuk terkait peristiwa tersebut. Seorang petugas yang enggan disebutkan namanya menyebut pihaknya masih menunggu pengaduan resmi dari korban atau keluarganya sebelum memulai proses hukum, sebagaimana dikutip Hind Daily News.

Belum ada pernyataan dari pihak keluarga korban mengenai langkah hukum yang akan ditempuh. Beberapa unggahan di media sosial menyebut keluarga sedang mempertimbangkan opsi pelaporan, namun informasi tersebut belum diverifikasi secara independen.

Insiden ini memicu diskusi luas mengenai keamanan mahasiswa minoritas di lingkungan pendidikan tinggi. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai pentingnya respons cepat dan tegas dari otoritas kampus untuk mencegah eskalasi dan memastikan perlindungan terhadap seluruh mahasiswa tanpa memandang latar belakang agama.

Dalam konteks yang lebih luas, sejumlah kelompok advokasi mencatat adanya peningkatan laporan insiden intoleransi dan kekerasan terhadap komunitas Muslim selama bulan Ramadhan tahun ini.

Berdasarkan rangkuman pemberitaan media nasional dan laporan organisasi hak asasi, kasus-kasus yang dilaporkan mencakup intimidasi verbal, perusakan tempat ibadah, hingga dugaan kekerasan fisik di beberapa wilayah.  Meski demikian, data resmi pemerintah mengenai jumlah total insiden selama Ramadhan belum dirilis secara komprehensif.

Kasus di lingkungan kampus ini kini menjadi sorotan publik, dengan desakan agar investigasi dilakukan secara transparan dan akuntabel. Perkembangan lebih lanjut masih ditunggu, termasuk kemungkinan pelaporan resmi ke aparat penegak hukum serta langkah klarifikasi dari pihak universitas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduIIMT UniversityMahasiswa Muslimmuslim Indiaperayaan Holi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putin Sebut AS dan ‘Israel’ Jerumuskan Kawasan ke Jurang Kehancuran
Tulisan selanjutnya Seruan Usir Muslim oleh Pemimpin Radikal Hindu di Uttarakhand Tuai Sorotan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?