Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gerhana Bulan Total Petang Ini, BMKG: Dapat Diamati Jika Langit Cerah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Maret 2026 13:04 1:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Maret 2026 13:04
Bagikan
shalat gerhana
Gerhana bulan darah di Balikpapan
Bagikan

Hidayatullah.com – Puncak Gerhana Bulan Total (GBT) dapat diamati di Indonesia pada Selasa (3/3/2026) petang waktu setempat di masing-masing wilayah. Masyarakat berkesempatan menyaksikan langsung fenomena astronomi ini selama kondisi langit cerah dan tidak tertutup awan tebal.

Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Fachri Radjab, di Jakarta, Senin (2/3/2026), menjelaskan bahwa berdasarkan data pengamatan, gerhana dimulai pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncak pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, serta 20.33.39 WIT.

“Masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan salah satu fenomena astronomi tersebut secara langsung dari berbagai wilayah, dengan catatan kondisi langit cerah,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

BMKG menjelaskan, wilayah Indonesia bagian timur memiliki visibilitas lebih baik karena dapat mengamati fase-fase awal gerhana saat Bulan terbit. Sementara itu, di wilayah barat, Bulan terbit ketika gerhana sudah memasuki fase totalitas atau mendekati puncak.

Fenomena ini akan berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB atau sekitar tengah malam waktu Indonesia timur, ketika Bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi.

Baca Juga

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Secara keseluruhan, durasi gerhana sejak fase awal hingga berakhir berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik. Fase parsial berlangsung selama 3 jam 27 menit 47 detik, sedangkan totalitas—saat Bulan sepenuhnya berada di dalam bayangan umbra Bumi—terjadi selama 59 menit 27 detik.

Pada saat puncak, Bulan berpotensi tampak berwarna merah. Fenomena ini terjadi akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi, ketika cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek tersebar dan cahaya merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan.

BMKG juga mencatat sepanjang 2026 diperkirakan terjadi empat kali gerhana, terdiri atas dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari wilayah Indonesia.

Masyarakat diimbau memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya serta memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BMKGgerhana bulanGerhana Bulan Total
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Alihkan Pertahanan ke ‘Israel’, Arab Saudi Kecewa
Tulisan selanjutnya Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Berita
20 Oktober 2026 13:10
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?