Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

China Sebut Amerika Serikat “Gila Perang”

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Maret 2026 23:59 11:59 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 Maret 2026 23:58
Bagikan
Juru bicara Kementerian Pertahanan China, Wu Qian
Bagikan

Hidayatullah.com— Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok mengecam keras serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran, termasuk serangan udara gabungan Amerika Serikat dan ‘Israel’ yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China, Wu Qian, menyatakan tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara berdaulat.

“China dengan tegas menentang penggunaan kekuatan atau ancaman penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional. Tindakan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran merupakan agresi yang tidak dapat diterima,” ujar Wu Qian dalam konferensi pers rutin Kementerian Pertahanan di Beijing, seperti dikutip media pemerintah Xinhua News Agency.

Wu menegaskan bahwa pendekatan konfrontatif hanya akan memperburuk situasi keamanan global. “Kami mendesak pihak terkait untuk segera menghentikan tindakan militer dan kembali ke jalur dialog serta negosiasi,” katanya.

Dalam pernyataannya, Wu juga melontarkan kritik tajam terhadap rekam jejak militer Amerika Serikat. Ia menyebut Washington sebagai negara yang “gila perang” dan menyinggung bahwa sepanjang sekitar 240 tahun sejarahnya, Amerika Serikat hanya menikmati kurang lebih 16 tahun tanpa keterlibatan konflik bersenjata.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Fakta sejarah menunjukkan bahwa kebijakan militer Amerika Serikat di berbagai kawasan telah menjadikannya sumber ketidakstabilan global,” kata Wu, sebagaimana dilaporkan Global Times.

Ia memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam konflik yang lebih luas dan mengancam perdamaian internasional.

Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi atas kecaman Beijing tersebut. Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah meningkat menyusul serangan udara yang diklaim sebagai operasi gabungan Washington dan Tel Aviv terhadap sejumlah target strategis di Iran. Pernyataan keras Beijing menandai sikap tegas China dalam isu Timur Tengah, sekaligus memperlihatkan rivalitas yang semakin terbuka antara dua kekuatan besar dunia tersebut di panggung geopolitik internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaHeadlineiranisraelRepublik Rakyat Tiongkok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah Berpotensi Jadi Target Berikutnya Jika Serangan AS-‘Israel’ ke Iran Meluas
Tulisan selanjutnya Saudi Bantah Lobi Trump untuk Serang Iran, Tegaskan Pilih Jalur Diplomasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?