Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Produksi Ladang Minyak yang Dioperasikan Perusahaan Amerika di Kurdistan Iraq Berhenti akibat Serangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Maret 2026 10:45 10:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2026 10:45
Bagikan
Ganti Rugi Kebakaran Kilang
Salah satu ladang minyak di Arbil, Kurdistan-Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas daerah otonom Kurdistan di Iraq hari Jumat (6/3/2026) mengatakan bahwa produksi minyak di ladang yang dioperasikan oleh perusahaan Amerika Serikat HKN Energy dihentikan menyusul adanya serangan.

Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa serangan tersebut dilakukan oleh dua drone pada hari Kamis.

Kementerian Sumber Daya Alam di Kurdistan dalam sebuah pernyataan mengatakan “kemarin, sebuah kelompok kriminal di Iraq melancarkan serangan teroris atas ladang minyak HKN didaerah Sarsang” di Provinsi Dohuk, sehingga merusak ladang dan menghentikan produksi.

Sejak Iran melancarakan serangan balasan atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pekan lalu, wilayah otonomi Kurdistan di Iraq terseret ke dalam konflik, terutama karena banyak serangan drone yang menarget pangkalan-pangakalan militer dan kepentingan Amerika Serikat di sana.

Sejumlah kelompok bersenjata yang didukung Teheran – yang tergabung dalam Islamic Resistance in Iraq – mengklaim sebagai pelaku serangan drone yang dilancarkan setiap hari atas sejumlah pangkalan AS di kawasan itu.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Drone banyak yang sudah dicegat oleh Erbil, ibu kota dearah otonomi Kurdistan di Iraq, yang menampung pasukan Amerika Serikat dan sekutunya serta tempat di mana terdapat sebuah kompleks Konsulat AS berukuran besar.

Hari Selasa (3/3/20260, sebuah sumber di sebuah prusahaan minyak di Kurdistan mengatakan kepada AFP bahwa kebanyakan perusahaan minyak asing sudah menghentikan untuk sementara produksi mereka sebagai tindakan pencegahan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Garda Revolusi Iran Menarget Separatis Kurdi di Iraq
Tulisan selanjutnya Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Berita
8 September 2026 13:17
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

8 September 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?