Hidayatullah.com– Israel memulai tahap baru serangannya atas Iran, menarget pos-pos pemeriksaan yang dijaga oleh personel Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) berdasarkan informasi yang diberikan para informan yang menjadi anteknya di dalam wilayah Iran, kata sebuah sumber kepada Reuters.
Menarget pos pemeriksaan yang dijaga personel IRGC itu merupakan bagian dari upaya Israel untuk melemahkan pasukan elit Iran tersebut.
Pada hari Kamis (12/3/2026), militer Israel mengatakan pihaknya telah menggempur sejumlah pos pemeriksaan yang diawaki oleh personel Basij, pasukan paramiliter yang berada di bawah kendali Korps Garda Revolusi Iran dan sering ditugaskan untuk meredam aksi-aksi protes dan demonstrasi di Iran.
Sumber tersebut, yang berbicara kepada Reuters dengan syarat identitasnya tidak diungkap karena mereka tidak berwenang berbicara kepada pubik, mengatakan bahwa para informan yang berada di Teheran membagikan kepada intelijen Israel informasi perihal lokasi pos penjagaan yang menjadi target serangan oleh Israel tiga hari lalu. Sumber itu tidak dapat memastikan apakah itu termasuk tentang posisi-posisi Basij yang disebut oleh militer Israel.
Penggunaan informan untuk mengidentifikasi lokasi pos-pos pemeriksaan tersebut pertama kali dikabarkan oleh Wall Street Journal.Pihak militer Zionis Israel tidak bersedia memberikan tanggapan saat dimintai komentar oleh Reuters.*




