Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Semua 6 Awak Pesawat Tanker Militer Amerika yang Jatuh di Iraq Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Maret 2026 11:04 11:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2026 11:04
Bagikan
Pesawat tanker KC-135 milik Amerika Serikat melakukan proses pengisian bahan bakar di udara.
Bagikan

Hidayatullah.com– Semua enam awak dari sebuah pesawat tanker pengisi bahan milik militer Amerika Serikat tewas setelah jatuh di bagian barat Iraq, kata US Central Command (Centcom).

Amerika Serikat awalnya mengatakan bahwa pihaknya sudah menemukan lokasi empat kru yang tewas, dan mengatakan bahwa insiden kejatuhan pesawat KC-135 pada hari Kamis itu bukan disebabkan tembakan musuh atau teman sendiri, lapor BBC hari Jumat (13/3/2026).

Pesawat tanker itu ambil bagian dalam operasi militer terhadap Iran dan merupakan satu dari dua pesawat yang terlibat dalam insiden tersebut. Pesawat kedua mendarat dengan selamat.

Pesawat buatan Boeing itu memiliki kemampuan untuk mengisi ulang bahan bakar pesawat-pesawat di udara dan memainkan peran besar dalam berbagai operasi militer Amerika Serikat. Pesawat tanker itu banyak digunakan dalam Perang Teluk Pertama guna memperpanjajng jarak tempuh pesawat-pesawat tempur dan pengebom AS.

CENTCOM mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 14:00 ET (19:00 GMT) pada hari Kamis (12/3/2026) dan penyebabnya saat ini sedang diselidiki.

Baca Juga

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Upaya pencarian dan penyelamatan kemudian dilakukan untuk menemukan dua kru yang tersisa.CENTCOM mengatakan bahwa publikasi nama-nama personel yang menjadi korban ditangguhkan 24 jam guna memastikan bahwa keluarga mereka yang lebih dahulu mengetahui perihal kabar duka itu.

Jenderal Dan Caine, pimpinan US Joint Chiefs, dalam sebuah konferensi pers hari Jumat mengatakan bahwa pesawat nahas itu jatuh saat sedang menjalani misi tempur.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth memuji para awak pesawat itu sebagai “pahlawan Amerika”, menegaskan bahwa “pengorbanan mereka hanya akan mengukuhkan tekad kami untuk menuntaskan misi ini.”

KC-135 biasanya diawaki sedikitnya oleh seorang pilot, seorang co-pilot dan seorang boom operator yang bertugas mengontrol pipa pengisian bahan bakar yang menyambung ke pesawat yang akan diisi ulang bahan bakarnya di udara atau saat terbang.

Boeing membuat KC-135 Stratotanker untuk militer AS pada tahun 1950-an dan awal 1960-an. Pesawat itu menjadi tulang punggung armada pengisian bahan bakar di udara bagi militer AS, dan memungkinkan pesawat untuk melanjutkan misinya tanpa harus mendarat terlebih dahulu.

CENTCOM sebelumnya mengatakan insiden terjadi di wilayah udara teman AS – tetapi tempat itu diketahui sebagai wilayah Iraq di mana terdapat banyak milisi pro-Iran. Sementara militer Iran mengklaim lewat kanal televisi bahwa sebuah milisi yang merupakan sekutunya menarget pesawat itu dengan rudal.

Peristiwa hari Kamis itu menambah panjang daftar korban tewas dari pihak militer AS selama perang dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari, menjadi 13 jiwa.Militer AS sekarang sudah sedikitnya kehilangan empat pesawat.

Awal tahun ini, tiga jet tempur F-15 ditembak jatuh di atas udara Kuwait, yang dikatakan sebagai insiden sala tembak oleh teman sendiri. Beruntung semuka enam kru pesawat itu berhasil melontarkan diri keluar sehingga selamat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perang Timur Tengah Tidak Menguntungkan Siapa Pun, Kata Kanselir Jerman
Tulisan selanjutnya Israel Serang Pos Militer Iran Pakai Informasi dari Informan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Ghazwul Fikr Kajian
26 Juni 2026 11:30
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

perang skala penuh
Berita

Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

26 Juni 2026 15:27
Berita

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

25 Juni 2026 17:32
Berita

Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

25 Juni 2026 15:21
Berita

Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

25 Juni 2026 15:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?