Hidayatullah.com – Tujuh warga Palestina syahid dan 18 luka-luka di Gaza dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan pada hari Senin.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan enam orang syahid akibat tembakan penjajah Israel dan satu orang lagi ditemukan dari bawah reruntuhan, sementara 18 lainnya terluka selama sehari terakhir.
Kementerian mengatakan banyak warga Palestina masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang hancur atau di jalanan, karena ambulans dan tim pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka.
Sumber medis sebelumnya mengatakan kepada Anadolu bahwa seorang warga Palestina tewas dan seorang lainnya luka-luka akibat tembakan tentara Israel di kota Beit Lahia di utara.
Sumber lokal juga mengatakan pasukan Israel melakukan penghancuran bangunan dan fasilitas Palestina di daerah yang dikuasainya di sebelah timur Kota Gaza, bersamaan dengan penembakan artileri dan tembakan senjata di daerah sekitarnya.
Artileri Israel juga menghantam lingkungan timur Khan Younis di Gaza selatan.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 817 warga Palestina telah syahid dan 2.296 luka-luka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.
Gencatan senjata tersebut dimaksudkan untuk menghentikan perang genosida Israel selama dua tahun yang dimulai pada Oktober 2023, yang membunuh setidaknya 72.593 warga Palestina dan melukai 172.399, serta menyebabkan kerusakan luas pada sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza.*




