Hidayatullah.com – Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengimbau para jamaah haji untuk mengikuti pedoman pencegahan, terutama pada siang hari dari pukul 11.00 hingga 15.00, untuk membantu mengurangi dampak suhu tinggi di tempat-tempat suci.
Juru bicara NCM, Hussein Al-Qahtani, menjelaskan bahwa kondisi cuaca dan suhu terus dipantau melalui stasiun pemantauan pusat yang tersebar di seluruh tempat-tempat pelaksanaan haji.
Ia mencatat bahwa hal ini bertujuan untuk memberikan data meteorologi akurat kepada pihak berwenang terkait dan mendukung pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan para jamaah haji.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan mendesak para jamaah haji untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan suhu tinggi dan paparan sinar matahari, terutama pada jam-jam puncak.
Kementerian mencatat bahwa pencegahan kelelahan akibat panas dimulai dengan menggunakan payung saat bergerak, minum air dan cairan dalam jumlah yang cukup, dan menghindari berjalan jauh di bawah sinar matahari langsung.
Kementerian juga menekankan pentingnya mengenali gejala kelelahan akibat panas, seperti pusing, kelelahan, dan keringat berlebihan. Kementerian Kesehatan menyerukan para jemaah haji untuk segera mengunjungi pusat kesehatan terdekat atau mencari bantuan dari tim medis jika mengalami gejala-gejala tersebut.
Kementerian mendesak para jemaah haji untuk mematuhi pedoman kesehatan, menekankan bahwa kesadaran dan kepatuhan mereka sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan serta memungkinkan mereka untuk melaksanakan ritual keagamaan dalam lingkungan yang aman.*




