Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2026 19:24 7:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2026 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pendidikan di dunia Islam dinilai belum sepenuhnya mampu melahirkan lompatan peradaban yang signifikan. Akibatnya, banyak negara Muslim masih tertinggal dalam persaingan global dan belum berhasil mengembalikan tradisi keilmuan yang pernah mengantarkan peradaban Islam mencapai puncak kejayaan.

Pandangan tersebut disampaikan Prof. Dr. M. Din Syamsuddin saat menjadi pembicara dalam World Conference on Islamic Thought and Civilization (WCIT) 2026 yang berlangsung di Casuarina Meru, Ipoh, Perak, Malaysia, pada 21–23 Juli 2026.

Konferensi internasional yang memasuki penyelenggaraan ke-8 ini mengusung tema “Where Everyone Matters: Pride and Unity in Islam” dan diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai negara, mulai dari akademisi, cendekiawan, hingga pemimpin lembaga pendidikan.

Din Syamsuddin tampil pada sesi panel bertajuk “Education Matters: Social Empowerment” bersama Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Dato’ Seri Diraja Dr. Zambry Abd Kadir, CEO Yayasan Petronas Shariah Nelly Francis, serta pendiri Madina Institute Amerika Serikat, Shaykh Dr. Muhammad bin Yahya Al-Ninowy. Diskusi dipandu Guru Besar Islam Asia Tenggara ISTAC-IIUM, Prof. Dr. Khairudin Aljunied.

Dalam paparannya, Din menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan Islam merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, kebangkitan dunia Islam hanya dapat dicapai apabila pendidikan kembali ditempatkan sebagai fondasi utama pembangunan peradaban.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

“Peradaban Islam pada masa keemasannya dibangun di atas tradisi ilmu pengetahuan. Karena itu, upaya membangun kembali peradaban Islam harus dimulai dari pembaruan pendidikan,” ujarnya.

Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menjelaskan, pembaruan pendidikan tidak cukup hanya mengikuti perkembangan zaman. Dunia Islam juga perlu belajar dari pengalaman sejarah, terutama ketika ilmu pengetahuan menjadi pilar utama kemajuan pada era peradaban Islam klasik.

Ia menilai, lembaga pendidikan harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, memiliki integritas, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan umat manusia secara luas.

Dalam sesi tanya jawab, moderator menyoroti keberhasilan Muhammadiyah dalam membangun jaringan pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah. Menanggapi hal itu, Din yang pernah menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015 menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah dibangun di atas semangat pencerahan.

Menurutnya, proses pendidikan dalam Muhammadiyah mencakup tiga dimensi utama, yakni pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan potensi manusia. “Pendidikan Muhammadiyah adalah pendidikan untuk semua,” kata Din.

Ia menjelaskan, prinsip inklusivitas tersebut tercermin dari banyaknya sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah yang berdiri di daerah dengan populasi Muslim minoritas. Bahkan, di sejumlah wilayah, mayoritas peserta didik di lembaga Muhammadiyah berasal dari kalangan non-Muslim.

Bagi Din, hal itu merupakan pengejawantahan nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, yang menempatkan pendidikan sebagai sarana menghadirkan manfaat bagi seluruh manusia tanpa memandang latar belakang agama maupun etnis.

“Peradaban yang ingin dibangun melalui pendidikan tidak boleh bersifat eksklusif. Ia harus menjadi peradaban yang membawa kemaslahatan bagi umat manusia secara global,” ujarnya.

Selain menyoroti tantangan pendidikan, Din juga mengkritisi masih kuatnya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum di sejumlah institusi pendidikan Islam. Menurutnya, pemisahan tersebut sudah saatnya diakhiri melalui pendekatan integratif yang memandang seluruh ilmu sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi.

Ia mengapresiasi sejumlah inisiatif di Malaysia yang mulai mengembangkan konsep integrasi antara ilmu kewahyuan dan ilmu akliah. Namun, ia menekankan bahwa integrasi tidak boleh berhenti pada tataran administratif atau kelembagaan.

“Integrasi ilmu harus menyentuh substansi. Ilmu agama, ilmu alam, dan ilmu sosial perlu dipahami sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjawab persoalan kehidupan manusia,” tuturnya.

Din menegaskan, seluruh cabang ilmu pengetahuan pada hakikatnya bersumber dari Allah Swt. Oleh sebab itu, tidak semestinya ada pertentangan antara satu disiplin ilmu dengan disiplin lainnya. Pendekatan tersebut, lanjutnya, telah diterapkan di Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang mengembangkan model pendidikan berbasis integrasi keilmuan.

Bagi Din Syamsuddin, masa depan dunia Islam sangat ditentukan oleh keberhasilannya membangun sistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi berilmu, berkarakter, dan siap menghadirkan kontribusi bagi peradaban global.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinHeadlinepemikiran Islamperadaban Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai
Tulisan selanjutnya Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?