Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2026 19:40 7:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2026 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah mengambil langkah tegas dengan memusnahkan 312 ton atau setara 12 kontainer bahan baku pakan ternak jenis Meat Bone Meal (MBM) asal Brasil yang terbukti mengandung unsur babi (porcine). Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat sekaligus memastikan produk yang masuk ke Indonesia memenuhi standar keamanan dan ketentuan yang berlaku.

Pemusnahan dilaksanakan di fasilitas pengolahan limbah di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (22/7/2026), setelah hasil pengujian laboratorium Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengonfirmasi adanya kontaminasi porcine pada komoditas yang diperuntukkan bagi industri pakan unggas nasional tersebut.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan apresiasi kepada Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) atas respons cepat dalam menghentikan peredaran komoditas tersebut sebelum memasuki rantai distribusi nasional.

“Atas nama BPJPH dan perlindungan konsumen, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian. Sinergi antarlembaga seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia memenuhi aspek keamanan, kesehatan, dan kehalalan,” ujar Ahmad Haikal Hasan.

Pria yang akrab disapa Babe Haikal itu menjelaskan, koordinasi lintas instansi memungkinkan tindakan pencegahan dilakukan secara cepat, termasuk pengawasan di sejumlah pintu masuk strategis seperti Makassar dan Lampung.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan implementasi nyata amanat konstitusi dalam melindungi masyarakat. Karena itu, pelaku usaha diingatkan untuk mematuhi seluruh ketentuan impor dan perdagangan yang berlaku di Indonesia.

“Kepatuhan terhadap regulasi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan dan kepercayaan masyarakat. Kolaborasi ini akan terus diperkuat demi melindungi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menekankan bahwa pemerintah menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengancam keamanan pangan dan sistem jaminan produk halal.

Menurutnya, pemusnahan MBM yang terkontaminasi porcine bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bentuk keterbukaan kepada publik. Karena itu, media turut diundang untuk menyaksikan proses pemusnahan secara langsung guna memastikan barang sitaan tidak disalahgunakan ataupun diedarkan kembali.

“Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi yang erat antara Badan Karantina Indonesia, BPJPH, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi menjadi kunci dalam menjaga keamanan pangan nasional sekaligus memastikan pemenuhan aspek kehalalan produk,” kata Abdul Kadir Karding.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mencabut persetujuan ekspor produk terkait ke Indonesia dan membekukan sementara empat unit usaha sambil menunggu klarifikasi dari otoritas Brasil mengenai jaminan bebas kontaminasi porcine.

Selain itu, Kementerian Pertanian telah mengirimkan surat kepada 11 negara pemasok MBM ke Indonesia agar melampirkan hasil uji Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai pelengkap sertifikat kesehatan pada setiap produk yang diekspor.

Meski dilakukan pemusnahan dalam jumlah besar, Agung memastikan pasokan bahan tambahan pakan ternak nasional tetap aman. Menurutnya, kebutuhan MBM dalam industri pakan masih dapat dipenuhi melalui pemasok dari negara lain.

“Ketersediaan MBM untuk industri pakan nasional masih mencukupi. Masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu khawatir karena Indonesia masih memiliki sejumlah negara pemasok lainnya,” ujarnya.

Pemusnahan 312 ton MBM asal Brasil ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat pengawasan impor, menjaga keamanan hayati, serta memastikan setiap produk yang masuk ke Indonesia memenuhi standar kesehatan dan ketentuan jaminan produk halal.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
Tulisan selanjutnya Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?