Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Muslim Indonesia di Britania inginkan Partai Islam Bersinergi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 April 2014 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 April 2014 10:05
Bagikan
acara Kibar Spring Gathering 2013
Bagikan

Hidayatullah.com–Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) melaksanakan acara Dialog-KIBAR dengan tema “Pemilu 2014 sebagai Momen Membangun Sinergi & Meningkatkan Peran Umat Islam dalam Menentukan Masa Depan Bangsa”, hari Ahad 30 Maret 2014.

Dialog ini melibatkan beberapa komponen umat Islam yang ada di UK yaitu Nahdlatul Ulama-UK, Muhammadiyah-UK, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI)-UK dan Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera UK (PIP PKS UK) yang dipandu oleh Dr. Syahrul Hidayat, seorang akademisi di University of Exeter.

Dalam dialog ini Hilali Basya mengawali pembicaraan dengan mengutarakan adanya fenomena pemilih yang sebagian besar pragmatis.

Mereka memiliki harapan sederhana yaitu menginginkan kehidupan yang aman, nyaman dan sejahtera. Ketua Muhammadiyah-UK yang juga seorang kandidat Doktor di Univesity of Leeds ini juga menyampaikan bahwa kecenderungan organisasi Islam yang menggunakan isu-isu sektarian sebagai himbauan untuk memilih partai Islam.

Hal ini sudah terbukti kurang berhasil untuk mengangkat suara partai-partai Islam dalam pemilihan umum. Dia menambahkan bahwa yang diperlukan adalah diskusi di ruang publik yang terbuka ketika membahas masalah kemasyarakatan yang tidak hanya dilihat dari kacamata agama.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sementara itu, Ganjar Widhiyoga, seorang kandidat doktor di Durham University,  masyarakat akan meninggalkan partai politik karena mereka tidak dapat menyalurkan aspirasi selain karena kurangnya pendidikan politik di masyarakat.

Pragmatisme politik diawali dengan tidak adanya pencerdasan politik di masyarakat dan berujung kepada munculnya kekuatan elit politik yang hanya dibangun oleh kekuatan uang.

Secara alamiah, masyarakat akan melakukan protes dengan dengan tidak memberikan suaranya sebagai upaya untuk mengkritisi sistem dan kinerja parpol. Gejala  pragmatisme masyarakat dalam Pemilu yang semakin meningkat juga dibenarkan oleh Dr. Hadi Susanto.

Hadi mengungkapkan satu fakta bahwa ada di salah satu daerah dimana pemenang pemilihan kepala desa adalah mantan mucikari dan penjahat yang menjanjikan kemanan bagi masyarakat desa.

Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa masyarakat cenderung tidak peduli dengan latar belakang pemimpin desanya tersebut.

Pada bagian lain, gugatan terhadap partai Islam juga dilontarkan secara tegas oleh Nizma Agustjik, salah seorang aktivis sosial yang juga perwakilan dari ICMI UK.

“Kenapa banyak caleg yang berubah Islami ketika Pemilu saja dan hanya menonjolkan ego masing-masing?” Sambungnya, “Saat ini partai Islam kebanyakan belum jelas menampakkan keislamannya dan hanya aktif bergerak ketika ada Pemilu kecuali Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Seharusnya partai Islam bisa bersatu, bekerjasama dan bersinergi untuk mewakili umat Islam Indonesia, minimal duduk bersama,” tambahnya.

Menjawab hal itu, Hendri Lucky yang mewakili PKS mengungkapkan bahwa upaya untuk bersatu sudah dilakukan sejak awal.

“Sejak awal PKS selalu mengajak komponen umat untuk bersatu. Namun sayang hingga sekarang masih belum bisa terwujud,”ujar Ketua PIP PKS-UK ini.

Ia menambahkan, “PKS melihat Pemilu adalah sebagai salah satu milestone dan kekuasaan adalah sarana untuk melayani masyarakat Indonesia lebih banyak lagi.

Hal ini merupakan aplikasi bahwa Islam adalah karunia bagi semua umat.

Dialog yang menggunakan fasilitas teknologi skype dan radio internet ini dapat diikuti oleh masyarakat di seluruh UK dan berlangsung santai dan penuh rasa persaudaraan.

“Dialog seperti ini harus dilaksanakan tidak hanya menjelang Pemilu tapi terus berkelanjutan agar bisa menyelesaikan permasalah umat,” ungkap Hadi yang juga merupakan dosen di University of Essex.

Di akhir acara Dr. Syahrul Hidayat  berharap partai-partai Islam dapat bekerja nyata setelah Pemilu untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari masyarakat untuk menuju Indonesia yang lebih baik.*/kiriman  Abdullah Akhfi (UK)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:partai IslamPKS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bukan yang Berselisih yang Salah, tapi Hakim yang Salah
Tulisan selanjutnya Science Yang (Tidak) Menyelamatkan…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?