Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Science Yang (Tidak) Menyelamatkan…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 April 2014 10:15 10:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 April 2014 10:15
Bagikan
Sejarah evolusi yang menyesatkan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

BELUM lama ini saya diundang teman saya seorang profesor science dan mantan dekan perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.

Ada hal yang menarik sekali dari pernyataan beliau ini bahwa science saja ternyata tidak bisa menyelamatkan kehidupan manusia di muka bumi ini. Maka pak professor ini melalui organisasi sosial keagaamaan yang dipimpinnya, minta kami membantu menyiapkan sekolah untuk anak-anak sejak usia dini di lingkungan masjidnya. Lantas seperti apa kira-kira pengembangan science ke depan kalau begitu?

Science dan technology tentu masih akan terus kita butuhkan untuk meningkatkan kwalitas kehidupan manusia di muka bumi, tetapi dia tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri, tidak bisa menentukan arahnya sendiri. Science dan technology harus diberi panglima yang menentukan arah perkembangannya, di- guide dengan petunjuk sehingga dia berjalan ke arah yang benar.

Dengan science dan technology yang di-guide oleh petunjuk inilah manusia bisa mewujudkan apa yang dijanjikan oleh Allah bahwa langit dan bumi seisinya ini ditundukkanNya untuk kita.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً وَمِنَ النَّاسِ مَن يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتَابٍ مُّنِيرٍ

“Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan) mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang berjidal dengan Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.” (QS Luqman [31]:20)

Penaklukan langit dan bumi ini hanya memberi manfaat pada manusia bila dia tidak berjidal atau membantah petunjukNya.

Orang Rusia telah menaklukkan angkasa luar sejak awal tahun 60-an, diikuti oleh orang Amerika menginjakkan kaki di bulan pada akhir dasawarsa yang sama.

Sejak saat itu silih berganti negeri-negeri yang mampu berlomba menaklukkan angkasa, tetapi apa manfaatnya bagi kehidupan di muka bumi? Karena penaklukan ini tidak didasari keimanan – maka penaklukan-penaklukan ini belum memberi manfaat yang luas bagi kehidupan manusia. Penaklukan bumi bahkan lebih banyak merusak ketimbang memperbaikinya.

Maka di sinilah challenge-nya bagi pendidikan anak-anak kita ke depan. Dengan science dan technology masa depan mereka insyaAllah akan menaklukkan langit dan bumi dengan seijin dan petunjukNya seperti yang diindikasikan di ayat tersebut di atas. Tetapi sebelum itu dilakukan, anak-anak kita tersebut harus terbangun dengan sangat kuat karakter keimanannya – itulah sejatinya yang dipersiapkan oleh Kuttab Al-Fatih maupun Madrasah Al-Fatih yang mulai menerima pendaftaran yang mbludak untuk tahun ajaran ini.

Setelah Depok, Purwakarta, Bekasi, Jakarta Timur, Semarang dan Purwokerta yang sudah menerima pendaftaran, insyaAllah dalam waktu dekat juga akan hadir jaringan Kuttab Al-Fatih di kota Malang.

Bersamaan hadirnya Kuttab Al-Fatih Malang ini nantinya, insyaAllah juga akan hadir khasanah science tingkat tinggi di lingkungan Kuttab Al-Fatih secara keseluruhan. Pak professor teman saya tersebut menyampaikan ke saya bahwa apa yang selama ini diajarkan di S1, S2 dan bahkan S3 sekalipun sesungguhnya tidak ada kesulitan untuk diajarkan di tingkat SD (Kuttab ) maupun madrasah – tergantung bagaimana teknik penyampaiannya.

Beliau memberi gambaran misalnya kalau dikasih pekerjaan rumah sederhana sebagai berikut, maka kemampuan menjawab pertanyaan ini bagi Anda yang S1- S3 belum tentu lebih baik dari jawaban anak-anak Anda yang di SD – sekelas Kuttab atau anak-anak sekelas Madrasah. Tertantang untuk mencobanya ? Pertanyaannya begini :

“Tanaman-tanaman itu memproses gula di daun, kemudian menyimpan gula hasilnya ada yang di umbi, ada yang di batang dan ada yang di buah”. Pertanyaannya, kapan tanaman melakukan ini dan bagaimana melakukannya?

Hanya dengan menjawab pertanyaan seperti ini, orang-orang yang beriman akan bertambah keimanannya. Tetapi orang-orang yang kufur akan bertambah kekufurannya. Ilmuwan yang kufur akan mengandalkan bukti ilmiah sebelum dia meyakini sesuatu. Padahal percaya dengan yang ghaib adalah bagian dari keimanan – lihat QS al-Baqarah [2]:3.

Maka jelaslah kini betapa pentingnya kita membekali anak-anak kita dan kita sendiri dengan karakter keimanan sebelum kita belajar apapun yang lain. InsyaAllah.*

Penulis adalah Direktur Gerai Dinar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Indonesia di Britania inginkan Partai Islam Bersinergi
Tulisan selanjutnya PKS Nilai Rentan Potensi Penyimpangan Pemilu di Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?