Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

FTK-FSLJ-JMMTK ITS adakan Dialog Syiah dengan MUI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Mei 2014 11:12 11:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Mei 2014 11:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Ahad (18/05/2014),  FTK-FSLJ-JMMTK Institut Tehnologi Surabaya mengadakan kajian bertema “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah”.

Acara tersebut bertempat di Ruang Utama Masjid Manarul Ilmi ITS ini menghadirkan pemateri Fuad Baswedan, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Ali bin Abi Thalib) dan Ainul Yaqin, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, menggantikan ketua MUI Jawa Timur yang berhalangan hadir.

Dalam paparannya, Ainul Yaqin menjelaskan jika MUI telah megeluarkan fatwa sebanyak dua kali terkait dengan keberadaan Sy’iah.

Pertama, di tahun 80-an, di mana MUI menyatakan bahwa Syi’ah adalah suatu paham yang berbeda jauh (180 derajat) dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Menyikapi fatwa itu, pemerintah pun melakukan riset meski akhirnya tidak ada tindaklanjut di kemudian hari.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Kedua, ketika tahun 2012, di mana MUI menyatakan bahwa Syiah itu sesat dan menyesatkan.

Di sisi lain, Ainul Yaqin juga membahas Syiah dalam perspektif sejarah. Dimana secara bahasa Syiah berarti pengikut Ali bin Abi Thalib.

Hanya saja dalam perjalanan, akidah Syiah mengalami banyak masalah. Salah satunya adalah doktrin aqidah taqiyah, yakni berpura-pura.

Doktrin-doktrin seperti ini menurut Ainul Yaqin bisa ditemukan dalam beberapa kitab dan buku seperti; Kitab al-Kahfi dan buku Putih Syi’ah.

“Buku Putih Syi’ah kini sudah mencapai cetakan ketiga meskipun telah dipatahkan oleh beberapa asatidz Ponpes Sidogiri terkait dengan banyaknya penyimpangan di dalamnya,” demikian ujar alumnus program Pasca Sarjana PSDM Unair Surabaya ini.
Menurut Ainul Yaqin, seharusnya apa yang telah difatwakan Majelis Ulama Indonesia  (MUI) tentang Syi’ah, pemerintah harus menindak-lanjutinya.

mengambil tindakan untuk mengisolasinya. Bukan memberikan ruang kepada mereka untuk bisa tetap eksis dan berkembang di Indonesia.

Sementara itu, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Ali bin Abi Thalib,  Fuad Baswedan mengatakan, aqidah taqiyah adalah sikap Syi’ah untuk menyembunyikan kebencian terhadap Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan menampakkan dan memberikan dukungan kepada meskipun dalam kenyataannya tidak.

Lebih jauh, ia mengajak semua orang menyampaikan kepada teman, sahabat, kerabat dan saudara-saudara muslim lainnya yang belum mengetaui kesesatan Syi’ah.

“Terkhusus pesan buat mahasiswa maupun mahasiswi jangan tergiur dengan dengan iming-iming dihalakannya nikah mut’ah yang sejatinya tidak diperbolehkan dalam syari’at Islam,” kata Fuad.*/kiriman Achmad Fazeri (Surabaya)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:syiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS dan PBB Serukan Penyelidikan Atas Kematian Dua Remaja Palestina
Tulisan selanjutnya AILA undang Ormas Islam Ikuti Training Kelas Feminisme dan Kesetaraan Gender

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?