Hidayatullah.com–Pada hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2016. Di Pendopo Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum (Alun-Alun) Bandung berlangsung diskusi publik yang diisi oleh beberapa orang penting Kota Bandung.
Pembicara Tatang Muhtar (KaBag KESRA Bandung), H. Isa Subagja (Ketua DPRD Kota Bandung), Ponsen Sindu Prawito (Penggagas Bandung Barokah) dan Eri Taufik Abdulkarim (Pembina BKLDK Kota Bandung).
Acara ini dihadiri oleh aktifis aktifis Lembaga Dakwah Kampus yg berasal dari beberapa kampus di Kota Bandung.
Diskusi publik ini membahas peran pemuda dalam pembangunan indonesia khususnya Kota Bandung.
Mengutip sebuah hadist, Tatang Muhtar menyampaikan bahwasanya sebuah negara akan baik apabila pemudanya juga baik.
Tatang mewanti-wanti kepada para peserta khususnya awak media tentang urgensinya pemberitaan kegiatan kegiatan islami. Jangan sampai medsos, media cetak dan media elektronik hanya penuh dengan pemberitaan berbau negatif.
Panitia BKLDK juga menyampaikan sebuah statistik data hasil survey dari 1031 mahasiswa yang berasal 20 kampus, tentang kontrol sosial mahasiswa Islam Kota Bandung terhadap seks bebas. Survey ini dilakukan kepada mahasiswa khususnya Muslim dari lingkungan dalam maupun luar kampus.
Hasilnya pemahaman dan kontrol social mahasiswa Islam Kota Bandung tentang seks bebas masuk dalam kategori cukup baik, yang mengindikasikan bahwasanya mahasiswa Islam Kota Bandung masih terjaga dari kegiatan seks bebas.*/Bilal (Bandung)