Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Syamsudin Arif: Sikapi dengan Benar Empat Kondisi Ini

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Juni 2016 18:49 6:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Juni 2016 18:49
Bagikan
Syamsudin Arif ceramah di Masjid Aqshol Madinah, Surabaya, Kamis, 4 Ramadhan 1437 (09/06/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam menghadapi berbagai kondisi yang berbeda-beda, seorang Muslim harus berusaha menyikapinya dengan benar.

Hal itu disampaikan oleh peneliti INSIST Dr Syamsudin Arif ketika mengisi tausiyah di Masjid Aqshol Madinah, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 4 Ramadhan 1437 (09/06/2016).

Mengutip keterangan Imam Ghazali dalam kitab Al-Arba’in fi Ushuluddin, dosen International Islamic University (IIU) Malaysia ini menyebut, pada diri setiap manusia terdapat 4 kondisi yang senantiasa berubah-ubah.

Kondisi pertama, taat. Yaitu saat dimana seseorang mudah melakukan ketaatan kepada Allah tanpa kesulitan berarti. Dalam kondisi ini, buang jauh-jauh perasaan bahwa ketaatan itu disebabkan usaha pribadi semata.

“Ketika kita mendapati kemudahan dalam membaca al-Qur’an, mudah dalam melaksanakan shalat, jangan pikir itu adalah hasil dari usaha kita. Itu terjadi atas petunjuk Allah.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Jadi jangan bertawakal kepada amal kita. Kita menyandarkan semua ini kepada Allah. Sehingga kita tidak merasa ujub dan sombong atas amal-amal kita,” ujar alumni Orientalisches Seminar, Johann Wolfgang Goethe Universitat Frankfurt, Jerman ini.

Kondisi kedua, maksiat. Syamsudin Arif menjelaskan, ini adalah kondisi durhaka kepada Allah. Dalam kondisi ini, segera memohon ampun kepada Allah dan optimis akan diberi rahmat Allah.

Adapun kondisi ketiga, nikmat. Yaitu ketika berbagai kenikmatan menghampiri, seperti sehat dan harta. Maka sikap seorang Muslim menghadapi kondisi ini adalah bersyukur.

“Dalam keadaan enak, dalam keadaan senang, maka harusnya bersyukur,” ungkapnya.

Sementara kondisi keempat adalah susah. Susah karena minimnya harta, ditimpa penyakit, ataupun lingkungan yang tidak mendukung. Maka sikap yang harus dilakukan adalah bersabar. Ini pilihan utama agar seseorang tidak mudah kufur kepada Allah.

“Bersabar itu memiliki makna bertahan dan tetap istiqamah. Jadi ketika ditimpa kesusahan harusnya bertahan. Jangan sampai kefakiran berubah menjadi kekufuran,” ujarnya menekankan.*/ Luqman Hakim, pegiat komunitas PENA Surabaya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ImanINSISTSmaksiatNikmatRamadhan 1437 HsusahSyamsudin Ariftaattazkiyatun nafs
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bank Muamalat-DPP Hidayatullah Teken MoU Kerja Sama Strategis
Tulisan selanjutnya Imam Palestina Letakkan Batu Pondasi Menara Masjid di Sulsel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?