Hidayatullah.com- Adab merupakan proses yang mesti dijalani oleh setiap manusia. Sebab, kata Pimpinan Umum Hidayatullah Ustadz Abdurrahman Muhammad, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam saja di-ta’dib hingga beliau menjadi manusia yang paling ahsan adabnya.
Ustadz Abdurahman juga mengajak umat untuk terus menjaga adab. Karena adab adalah upaya untuk menguatkan kepribadian dalam kebaikan, dengan cara bersama dengan orang-orang baik dan benar.
“Kunu ma’as shadiqin. Lagi lagi ini menggunakan kata kunu, artinya memang harus ada proses menjadi itu, karena tidak serta merta orang itu dapat menjadi baik, harus ada prosesnya. Menjadi kunu rabbaniyyin dan kunu ma’as shaadiqin, butuh proses yang ketat,” jelasnya dengan mengutip penggalan ayat dalam al-Qur’an, pada acara penutupan Rakornas Kampus Induk dan Utama di Kampus Utama Hidayatullah Batam, Kepri, Ahad (08/03/2020).
Dalam kesempatan ini, Abdurrahman menekankan pentingnya komitmen berjamaah.
“Ini penting karena sebenarnya pemahaman keislaman kita itu sudah bagus. Cuma memang harus dihilangkan rasa angkuhnya agar menjadi manusia manusia rabbani, tawadhu, qanaah, dan wara”, ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Abdurrahman, semua harus ada semangat baru untuk terus berkiprah. Harus ada proses untuk menciptakan manusia-manusia rabbani itu, dan harus ada satu perjalanan yang dilalui untuk menjadi pendidik dan pemelihara kebaikan itu.
“Kunu rabbaniyyin, jaddidu imanakum. Jadilah orang yang rabbani. Orang yang menjaga dan memelihara kebaikan. Perbaharui terus imanmu karena semangat juang itu perlu pembaharuan terus,” tegas Abdurrahman penuh semangat.* (Azhari)