Hidayatullah.com– Cegah penyebaran virus corona, Yayasan Berdayakan Sesama (YBS) turun aksi pencegahan dengan menyemprotkan disinfektan ke beberapa masjid, sekolah, dan tempat akses public di Kota Mataram, NTB.
Aksi ini didukung oleh para relawan yang siap bergerak #BersatuMelawanCorona. Para relawan ini tergerak hatinya untuk sukarela ikut terjun Bersama tim YBS tun ke lapangan.
Sabtu (28/03/2020) pagi hingga sore hari, para relawan diamanahkan untuk menyasar dan melakukan penyemprotan di masjid-masjid di Kota Mataram.
Aksi ini diikuti oleh 5 orang relawan khusus penyemrotan dan 4 relawan lainnya sebagai tim support lapangan yang sudah dilengkapi Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap.
Aksi Perdana langsung didampingi oleh Direktur Utama Yayasan Berdayakan Sesama. Hal ini dilakukan untuk memberikan semnagat dan motivasi kepada seluruh jajaran tim dan relawan.
Penyemprotan disinfektan dilakukan di 11 titik 7, di antaranya adalah masjid dan 4 lainnya adalah sekolah dan Madrasah.
Penyemprotan berlangsung mulai pukul 9.00 pagi WITA sampai selesai pada pukul 17.00 WITA.
Selama proses penyemprotan, warga diperintahkan untuk menjauhi tempat penyemprotan dalam rangka clearing area.
Dalam aksi ini, YBS juga bersinergi dengan Sedekah Rombongan Mataram, JPRMI Kota Mataram.
Warga tampak senang dan tenang karena ada tindakan dini menangkal penyebaran virus corona (Covid-19), seperti yang disaksikan langsung oleh Pengurus Takmir masjid Nurul Yakin Karang Baru Mataram Bapak H Sanusi.
“Kami berterima kasih telah membuat tempat ibadah kami higienis, semoga para relawan dan donatur selalu diberi kesehatan dan keselamatan,” tuturnya.
Tak terkecuali warga yang ikut melihat di sekitar masjid menyambut dengan semangat.
Program disinfektan masjid, sekolah, dan akses publik ini merupakan program Aksi Tanggap Wabah Corona YBS. Ini sebagai bentuk antisipatif dalam rangka mencegah penularan wabah Covid-19 yang semakin hari semakin meluas dan hampir sudah menjangkau seluruh Indonesia.
Menurut Direktur Utama YBS, M Fahrurrozi, aksi ini akan terus dijalankan sampai semua tempat di seluruh kabupaten dan kota bahkan hingga pedesaan. Dan akan terus kita upayakan dengan maksimal.
“Tentunya kami tidak bias bergerak sendiri, kami butuh dukungan para dermawan dan semua pihak yang terlibat ikut aksi di lapangan, baik secara personal dan Lembaga kami sangat terbuka untuk bersinergi Bersatu Melawan Corona,“ imbuhnya.
“Dan tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada semua donatur dan simpatisan yang telah men-support donasi terbaiknya untuk bersama melawan corona di NTB, semoga Allah membalas dengan kebaikan dan keberkahan.”
Disebutkan, masjid merupakan akses masyarakat yang sangat terbuka bagi siapapun untuk melakukan ibadah di dalamnya. “Jadi kami ingin mengantisipasi potensi menyebarnya corona paling tidak bagi jamaah shalat,” ungkap Ust. Rosiandi selaku Ketua JPRMI Kota Mataram.* (Kiriman Fahrurrozi)