Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Mahasiswa Indonesia di Pakistan Bertatap Muka dengan Anggota DPR RI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Maret 2017 11:30 11:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2017 11:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Memanfaatkan kunjungan kerja anggota DPR RI ke Pakistan dalam rangka Asian Parliamentary Assembly (APA), dan Women’s Parliamentary Caucus, pada Rabu (15/03/2017), KBRI Islamabad menggelar pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Wisma Duta Besar KBRI – Islamabad.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Delegasi anggota DPR RI yaitu, Dwi Ria Latifa (Komisi III/F-PDIP), Dave Akbarshah Fikarno (Komisi I/F-Golkar), Dewi Coryati (Komisi X/F-PAN) dan Ammi (Komisi III/F-PAN), seluruh staf KBRI Islamabad, mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Islamabad.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI, Iwan Suyudhie Amri menyampaikan selamat datang kepada para Delegasi anggota DPR di Pakistan seraya mengatakan bahwa kadatangan mereka telah lama ditunggu oleh para mahasiswa.

“Sudah menjadi tradisi di sini, bahwa setiap ada tamu yang datang selalu dimintakan oleh-olehnya oleh para mahasiswa tentang perkembangan tanah air,” ujar Dubes Iwan.

Baca: Mahasiswa Pakistan Kecam Bashar al Assad atas Serangan Kejam di Aleppo

Para anggota DPR juga diberikan informasi mengenai kondisi WNI di Pakistan berikut upaya KBRI Islamabad dalam rangka menjalankan fungsi pembinaan dan perlindungan terhadap WNI.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Para mahasiswa yang hadir terlihat antusias dan tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan para anggota DPR. MH. Saefullah, mahasiswa asal Jawa Timur menanyakan persoalan Temus (Tenaga Musiman) haji yang pernah diberikan Kemenag RI kepada mahasiswa yang belajar di Pakistan, namun mulai tahun 2010 sampai sekarang dihapuskan.

“Hampir 80% mahasiswa yang kuliah di Pakistan -mayoritas di IIUI- atas biaya sendiri, sehingga keberadaan Temus sangat membantu kelancaran studi kami,” sambung Saefullah.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan Dubes Iwan yang menurutnya rata-rata mahasiswa Indonesia di Pakistan menguasai bahasa Arab, Inggris dan Urdu dan dinilai mampu membantu Kemenag untuk memberikan layanan optimal kepada jamaah haji Indonesia di tanah suci.

Baca: Mahasiswa Indonesia Dukung Kunker DPR ke Pakistan

Selain Temus, persoalan lain yang ditanyakan oleh mahasiswa adalah beasiswa, perlindungan WNI dari gangguan keamanan, dan adanya stigma negatif pada mahasiswa yang kuliah di Pakistan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, para anggota DPR akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Jakarta guna memastikan penyelesaian persoalan yang dikeluhkan oleh para mahasiswa di Pakistan. Terkait Temus, Dewi Coryati meminta Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Pakistan untuk mengirimkan surat ke ketua Komisi VIII dan menembuskannya ke Menteri Agama, Dirjen Haji dan Teknis Urusan Haji (TUH).

“Kami akan bantu sampaikan aspirasi mahasiswa semua,” ujar Dewi Coryati.

Tentang kondisi keamanan di Pakistan yang masih rawan dan minimnya sarana transportasi umum di Islamabad, Dwi Rifa akan membantu mengupayakan pengadaan kendaraan khusus antar jemput mahasiswa, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana yang telah ada pada KBRI Kuala Lumpur.

Mengenai stigma negatif mahasiswa di Pakistan, para mahasiswa diminta untuk tidak terpengaruh dengan kesan tersebut dan tetap fokus menyelesaikan studinya secara tepat waktu. “Stigma tersebut dengan sendirinya akan hilang, ketika anda kembali ke tanah air dan berkiprah aktif membangun bangsa serta menampilkan sikap yang moderat dan toleran,’ ungkap Dwi Rifa.

Dalam catatan akhir, Dubes Iwan juga menyampaikan kondisi mahasiswa Indonesia yang selalu menjadi teladan bagi mahasiswa asing di Pakistan. “Para pimpinan Universitas dan Pesantren mengaku kagum dengan ahlak pelajar Indonesia yang mampu menjadi contoh dalam segala bidang,” tutur Dubes. Untuk menepis stigma negatif tersebut, KBRI Islamabad selalu memfasilitasi setiap kegiatan diskusi tentang keislaman dan kebangsaan yang dihadiri seluruh mahasiswa secara berkala.*/kiriman Muladi Mughni (Pakistan)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:International Islamic University IslamabadIslami Jamiat TalbaMahasiswa Indonesia di PakistanMahasiswa PakistanRezim Bashar Al Assad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Ahok ke-15, Umat Islam Diminta Terus Kawal Kasus Penistaan Agama
Tulisan selanjutnya Poling: Sepertiga Zionis Inginkan Esksodus dari Entitas Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?