Hidayatullah.com—Meski cuaca cerah dan hujan sudah berhenti, banjir di daerah Penjaringan Jakarta Utara masih setinggi atap rumah. Melihat kondisi ini, lembaga zakat Baitul Maal Hidayatullah (BMH) berinisiatif mengevakuasi 250 warga korban banjir di Penjaringan pada Hari Sabtu (19/01/2013).
“Kedua ratus warga tersebut kami evakuasi ke gedung Rumah Dakwah BMH, hari ini bertambah 50 orang lagi,” tegas Marwan Mujahidin, Direktur Departemen Program BMH kepada hidayatullah.com di sela-sela kesibukan mengevakuasi warga.
Sementara di Kampung Melayu sendiri, Posko BMH yang bekerja sama dengan Islamic Medical Service (IMS) terus dikunjungi warga.
Menurut laporan Imran, Kordinator Lapangan BMH, di Posko ini masih banyak warga yang belum bisa disentuh bantuan pengobatan. Ini disebabkan karena perahu karet tidak bisa masuk.
“Akhirnya relawan BMH harus bolak-balik mengantar obat sesuai resep pesanan warga tersebut,” jelas Imran kepada hidayatullah.com.
Bahkan salah satu dokter dari IMS harus terjun ke rumah warga yang terkena banjir. Hal ini dilakukan karena sudah tidak memungkinkan memaksa warga mendatangi Posko.
Di saat yang sama, relawan BMH yang lain juga menembus wilayah Banten. BMH membuka Posko terbaru di daerah Kresek Banten. Hal ini dilakukan, karena hampir di semua titik tersebut banyak warga masih membutuhkan bantuan. Utamanya, makanan siap saji dan air bersih.
Minimnya air bersih menyebabkan banyak warga terjangkit penyakit kulit hingga diare.
>> kirim bantuan Anda untuk korban banjir melalui; BCA: 553.0200.037, BSM: 700.611.6347 dan MUAMALAT: 305.00.236.15 atas nama Baitul Maal Hidayatullah