Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ekonomi Syariah

OJK Ungkap Industri Keuangan Syariah Tumbuh Pesat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2016 07:44 7:44 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2016 07:43
Bagikan
Training Keuangan Syariah di Kampus Unpad Bandung, Rabu (21/09/2016)
Bagikan

Hidayatullah.com—Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah (P5S) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Deden Firman Hendarsyah menyampaikan bahwa industri keuangan syariah di Indonesia tumbuh dengan sangat pesat.

Dari data yang dimiliki pihaknya mencatat hingga Juni 2016 terdapat 12 Bank Umum Syariah (BUS), 22 Unit Usaha Syariah (UUS)  serta 165 BPR Syariah di 2.557 jaringan kantor cabang di seluruh Indonesia yang didukung lebih dari 59 ribu pegawai.

“Dana yang dihimpun dari pihak ketiga sebesar Rp.241 triliun serta disalurkan secara produktif ke dalam pembiayaan syariah lebih dari Rp.222 triliun,”ujarnya usai memberikan sambutan dan materi Training Keuangan Syariah di Kampus Unpad Bandung, Rabu (21/09/2016).

Deden menambahkan setidaknya dalam 4 tahun terakhir total asset perbankan syariah telah tumbuh lebih dari 20%  yakni mencapai lebih dari Rp.306 triliun atau setara dengan 4,8% dari total aset perbankan nasional.

“BUS dan UUS setidaknya telah dapat memberikan manfaat kepada lebih dari 22 juta pemilik rekening simpanan maupun pembiayaan produktif,”imbuhnya.

Baca Juga

Komitmen MUI Kembangkan Ekonomi Syariah
Komitmen MUI Kembangkan Ekonomi Syariah
Baitul Wakaf Jalin Kemitraan Strategis dengan Fundex di ISEF 2023
Gara-gara Paylater, Makin Banyak Gen Z Terlilit Utang yang Membengkak
Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel
Indonesia Ajak Anggota OKI Majukan Industri Halal

Sementara itu OJK menurut Deden juga mencatat untuk industri keuangan non bank syariah hingga saat ini setidaknya sudah ada 121 perusahaan yang menjalankan usaha berdasarkan prinsip syariah.

Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain meliputi 56 asuransi syariah, 40 perusahaan pembiayaan syariah, 7 perusahaan modal ventura syariah, 6 lembaga jasa keuangan khusus syariah serta 12 lembaga keuangan mikro syariah. Jika dihimpun total asetnya mencapai lebih dari Rp.78 triliun.

“Belum termasuk instrument pasar modal syariah dalam bentuk saham syariah di Jakarta Islamic Index (JII) dengan 325 saham syariah yang nilainya mencapai Rp.1,9 trilun, ada reksadana syariah dengan nilai aktiva bersih mencapai Rp.9,9 triliun serta sukuk korporasi dengan jumlah nominal mencapai lebih dari Rp.11 triliun,”imbuhnya.

Dengan data-data tersebut pihaknya optimis industri keuangan syariah di Indonesia sedang tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat. Menurutnya hal tersebut perlu dukungan dari semua pihak baik pemerintah, swasta, praktisi, akademi, pelaku usaha hingga masyarakat muslim yang mayoritas di Indonesia ini.

“Dari pemerintah melalaui kebijakan kita rasakan meningkat misalnya  2015 Bapak Presiden Jokowi telah mencanangkan Gerakan Nasional Aku Cinta Keuangan Syariah (ACKS). Kemudian lebih realnya awal 2016 atau tepatnya Januari lalu melalui rapat terbatas beliau (Presiden Jokowi) menyetujui pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dan beliau sendiri menyatakan yang akan memimpin langsung,”ungkapnya.

Deden juga menyampaikan bahwa salah satu dukungan pemerintah adalah pengembangan keuangan syariah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN/dahulu Repelita) Dengan demikian keuangan syariah merupakan bagian dari pengembangan rencana keuangan secara nasional. Dengan melihat potensi dan dukungan dari pemerintah tersebut pihaknya juga optimis Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah secara global.

Ia menambahkan asset keuangan syariah global saat ini telah mencapai US$ 1,8 triliun, dimana sekira US$ 200 miliar asset tersebut berada di kawasan Asia Pasifik termasuk Indonesia. Sementara asset perbankan syariah global menurut Deden sudah mencapai US$ 1,5 triliun. Demikian juga dengan asset reksadana syariah global dan asuransi syariah global yang asetnya terus tumbuh pesat.

“Ini tentu kabar yang menggembirakan tinggal kita sendiri bagaimana selaku masyarakat muslim ikut mendukung dan berperan aktif atau hanya menonton saja? Kalau bukan kita siapa lagi? Marilah bersama-sama berperan aktif untuk mewujudkan kemakmuran, kesejahteraan dan keberkahan ekonomi Indonesia dengan keuangan syariah,”pungkasnya.*/Abu Luthfi Satrio (Bandung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:industri keuangan syariahOKJOtoritas Jasa Keuanganperbankan syariahPerizinan Perbankan Syariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Gelontorkan 75 Juta USD untuk Bantu Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya 10 Fakta Perang Badar, Pertempuran Ajaib pada 17 Ramadhan Sufi yang Syahid Bersama Para Muridnya dalam Serangan Mongol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Ekonomi Syariah

KTT Halal Dunia dan Pameran Halal OKI ke-9, Erdogan: Pasar Halal Makin Disukai Semua Kalangan

25 November 2022 09:40
Ekonomi Syariah

Ibnu Sina dan Konsep Negara Adil Makmur

12 November 2022 22:10
Ekonomi SyariahNasional

Inilah 8 Standard Kehalalan Kosmetik Berdasarkan Fatwa MUI yang Perlu Diketahui

4 November 2022 23:20
Ekonomi SyariahNasional

MUI: Keuangan Syariah Instrumen Perkuat Pembiayaan UMKM

25 Oktober 2022 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?