Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Di Hari Arafah Wanita Makkah Kuasai Masjidil Haram

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2013 07:36 7:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2013 07:36
Bagikan
Masjidil Haram dalam keadaan sepi dan diguyur hujan deras.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kota suci Makkah sangat sepi pada hari Senin (14/10/2013), seiring dengan diwajibkannya seluruh jamaah haji berangkat ke Padang Arafah untuk melakukan wukuf. Itu merupakan kesempatan emas bagi wanita-wanita Makkah untuk bisa berlama-lama di Masjidil Haram.

Wanita Makkah biasa menyebut malam puncak ibadah haji 9 Dzulhijjah sebagai “malam yatim”. Pasalnya selain sepi dari jamaah, para pria nyaris tidak tampak di Masjidil Haram, sebab mereka bertugas melayani tamu-tamu Allah di Arafah dan Muzdalifah.

“Kami bergerak bebas hari ini, sebab tidak ada pria di sekitar sini. Banyak dari kami puasa pada hari Arafah, lalu berbuka puasa di dalam Masjidil Haram,” kata seorang wanita Makkah yang enggan disebutkan namanya dikutip Saudi Gazette (15/10/2013).

Seorang wanita tua penduduk Makkah, Aminah Zawwawi, menceritakan kebiasaan mereka ketika Masjidil Haram sepi dari jamaah haji dan para pria.

“Kami biasanya menikmati Makkah untuk diri kami sendiri. Kami pergi ke Masjidil Haram sebelum shalat Ashar dan tinggal di sana sampai shalat Isya. Kami juga biasanya buka puasa di dalam Masjidil Haram,” kata Aminah.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Sementara tidak ada suami, saudara laki-laki atau putra mereka, wanita Makkah biasanya bersosialisasi dengan mengunjungi kawan atau saudara.

Seusai shalat Isya, banyak perempuan Makkah yang keluar ke jalan, mereka bermain menikmati hari itu sampai larut malam.

“Ketika para perempuan itu melihat ada sosok laki-laki, mereka akan membentaknya karena tidak ikut ke Arafah untuk menjadi pelayan bagi tamu-tamu Allah,” kata Aminah.

Perempuan juga biasa memasak hidangan spesial pada hari Arafah dan membuat beraneka macam kue untuk kemudian diberikan secara cuma-cuma kepada para jamaah yang kembali ke Makkah di akhir perjalanan hajinya.

“Kami juga mengenakan pakaian istimewa dan saling bertukar hadiah saat itu,” imbuhnya.

Aminah masih ingat haji di zaman dahulu, di mana jamaah tinggal bersama mutawif (pengurus/pembimbing perjalanan haji) di rumah-rumah mereka, sebab tidak ada penginapan.

“Tidak ada hotel-hotel atau apartemen lengkap dengan perabotan ketika itu, sehingga jamaah haji harus tinggal dengan mutawif mereka, yang memberikan akomodasi dan menyediakan makanan,” paparnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berapa Jamaah Berhaji Tahun 1434 Hijriyah ini?
Tulisan selanjutnya Buta, Jamaah Tua asal Sudan Bisa Melihat di Masjid Nabawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?