Hidayatullah.com–Sebuah hotel eksklusif di terminal Haji di King Abdulaziz International Airport (KAIA) yang diperuntukkan bagi jamaah Haji dan Umrah, khusus mereka yang ketinggalan pesawat baru-baru ini telah mulai beroperasi.
“Sebuah hotel telah dibangun bagi jamaah oleh Otoritas Umum Penerbangan Sipil sesuai instruksi yang dikeluarkan oleh Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah,” kata Abdul Hamid Aba Al-Ari, direktur jenderal KAIA.
“Hotel ini terdiri dari 117 kamar dan kamar suite yang dapat menampung 450 tamu dan juga memiliki enam kamar suite mewah dan enam kamar suite VIP eksekutif,” katanya dikutip Arab News.
Aba Al-Ari mengatakan hotel ini memiliki restoran yang luas dengan masakan internasional dan area lobi yang lebih luas yang dapat menampung 500 orang lainnya. Hotel ini juga akan melayani staf awak kabin.
“Hotel ini dibangun dan dioperasikan oleh Group Bin Laden Saudi didukung oleh teknologi mutakhir dan para profesional yang terampil,” katanya.
Group Bin Ladin Saudi baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Saudi untuk memodernisasi terminal Haji dan memfasilitasi jamaah dengan berbagai layanan melalui modul Build, Transfer and Operate (BTO) selama 20 tahun.
Modernisasi dan proyek perbaikan ini termasuk perbaikan total dari tata letak terminal. Terminal ini telah direkonstruksi untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan penumpang selama musim Haji, tetapi juga selama musim Umrah.*