Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Naif Tinggalkan Kesatuan, Amerika Awalnya Tak Berniat Bebaskan Bergdahl dari Taliban

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2014 11:58 11:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2014 11:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Awalnya militer Amerika Serikat memutuskan untuk tidak membebaskan Bowe Bergdahl yang ditawan Taliban selama 5 tahun, setelah sersan muda itu pergi meninggalkan kesatuannya, kata seorang mantan pejabat Pentagon kepada Associated Press.

Namun kemudian, pemerintah Amerika akhirnya mengubah keputusannya dan melakukan negosiasi untuk membebaskan Bowe Bergdahl, kata seorang mantan pejabat Departemen Pertahanan AS yang tidak mau disebutkan namanya itu, lansir AP Senin (2/6/2014).

Menurut orang tersebut, dalam laporan Pentagon tahun 2010 disimpulkan bahwa Bergdahl pergi meninggalkan kesatuannya sebelum akhirnya ditangkap oleh Taliban.

Sumber itu mengatakan, menurut teman-teman di kesatuannya Bergdahl adalah seorang pria yang naif dan “delusional”, yang mengira dirinya bisa menolong rakyat Afghanistan dengan cara meninggalkan posnya.

Meskipun demikian, dalam laporannya Pentagon tidak menuding Bergdahl melakukan disersi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemuda yang kini berusia 28 tahun asal Idaho itu hari Sabtu (31/5/2014) dibebaskan Taliban untuk ditukar dengan 5 tahanan Guantanamo yang merupakan warga Afghanistan tokoh senior Taliban. Perundingan pertukaran tawanan dilakukan secara rahasia dengan perantara Qatar.

Dilansir Aljazeera, laporan majalah Rolling Stone tahun 2010 menyebutkan bahwa Bowe Bergdahl mendaftarkan diri masuk dinas kemiliteran tahun 2008 tanpa sepengetahuan orangtuanya. Dia tertarik mendaftar karena terpesona dengan janji-janji perekrutnya yang mengatakan bahwa dirinya bisa pergi ke luar negeri untuk membantu banyak orang.

Sesampainya di Afghanistan, pemuda itu kecewa dengan kenyataan dari misi sesungguhnya tentara Amerika Serikat di Afghanistan.

Dalam surat elektroniknya terakhir kepada kedua orangtuanya sebelum ditangkap Taliban, pemuda itu menulis, “Saya bahkan malu menjadi orang Amerika,” kutip Rolling Stone.

Setelah dia ditangkap Taliban pada 30 Juni 2009, sebagian orang percaya bahwa Bergdahl secara sadar dan atas kemauannya sendiri meninggalkan kesatuannya. Menurut kabel diplomatik AS, kesatuan Bergdahl mulai mencari pemuda itu setelah pada pagi hari dia tidak muncul untuk pergantian tugas.

“Dia pergi atas kemauannya sendiri,” kata salah seorang pejabat Pertahanan AS kepada Reuters, tanpa mau disebutkan namanya.

“Tapi kami tidak tahu apa motivasinya, atau apa yang sedang berkecamuk dalam pikiran anak muda itu pada saat itu,” imbuhnya.

Ditanya apakah Bowe Bergdahl akan mendapatkan sanksi disiplin, penasehat presiden AS untuk urusan keamanan nasional Susan Rice kepada ABC News hari Ahad (1/6/2014) mengatakan, “Siapapun yang ditawan dalam kondisi seperti itu selama 5 tahun sudah membayar harga yang luar biasa.”

Di dalam negeri Amerika sendiri muncul perdebatan mengenai keuntungan pertukaran antara seorang Bowe Bergdahl dengan lima tokoh senior Taliban.

Para politisi dari Partai Republik, salah satunya senator John McCain, menilai pembebasan tokoh Taliban dari Guantanamo justru membahayakan keamanan negara Amerika.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Spanyol Ingin Turun Tahta, Rakyat Tuntut Pembubaran Monarki
Tulisan selanjutnya Hotel Eksklusif di Terminal Haji Jeddah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?