Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Anggota Dewan Bela Sungkawa, Sebut Tempat Musibah Jarang Dilalui Jamaah Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 September 2015 21:37 9:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 September 2015 20:55
Bagikan
Ratusan Jamaah haji meninggal akibat berdesak-deskan
Bagikan

Hidyatullah.com- Wakil Ketua Komisi VIII FPKS DPR RI, Ledia Hanifa Amaliyah menyatakan belasungkawa terhadap korban meninggal dalam tragedi Mina, Kamis (24/09/2015).

“Saya berdukacita sedalam-dalamnya atas peristiwa Mina ini. Posisi saya di Jakarta. Jadi updatenya diperoleh dari tim pengawas DPR dari komisi 8,” kata Ledia saat dihubungi hidayatullah.com, Kamis (24/09/2015).

Ledia meambahkan bahwa tragedi Mina ini terjadi bukan di tempat lontar Jumrah melainkan di Syari’ (jalan) 204. Menurut info yang didperolehnya, jalan tersebut jarang dilalui oleh jamaah haji dari Indonesia.

“Umumnya jamaah haji dari negara-negara Afrika,” imbuhnya.

Menurut Ledia, penyebab dari tragedi Mina, kemungkunin karena jamaah mengejar waktu yang afdhal (utama) untuk melontarkan Jumrah yaitu sekitar waktu Dhuha, dan juga menghindari cuaca panas di siang hari. Sebab, saat wukuf di Arafah cuacanya sangat panas dengan suhu di atas 50 Celcius.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Lebih lanjut lagi, Ledia menjelaskan, setelah dari Arafah dan Muzdalifah jamaah biasanya mengambil 1 di antara 2 pilihan. Pertama, beristirahat lebih dahulu selepas dhuha dan lontar jumrah, baru melakukan thawaf Ifadhah di Masjidil Haram. Atau kedua, jamaah haji langsung ke Masjidil Haram untuk melaksanakan Thawaf Ifadhah baru kemudian lanjut lontar Jumrah.

“Beberapa tahun terakhir jamaah haji Indonesia disarankan lontar jumrah tidak pada saat dhuha atau dzuhur. Rata-rata setelah ashar atau menjelang ashar. Ini untuk menghindari penumpukan dengan jamaah dari negara lain,” imbuh Ledia.

Senada dengan Ledia, Wakil Komisi VIII Deding Ishak yang saat ini berada di Makkah mengatakan bahwa tragedi Mina ini terjadi bukan di jalur pelontaran Jumrah jamaah haji dari Indonesia di lantai 3 tetapi terjadi di jalur jamaah haji dari negara Arab dan Afrika.

“Saat ini, masih terus dilakukan proses identifikasi oleh otoritas pemerintah Saudi Arabia,” kata Deding saat dihubungi hidayatullah.com pesan singkat, Kamis (24/09/2015).

Sebelumnya diberitakan, bahwa karena berdesak-desakan di Mina pada pagi tadi, tepatnya pada pukul tujuh jatuh korban meninggal mencapai 717 orang dan luka-luka 863 orang, demikian lansir media Saudi Al Arabiya (24/09/2015). [baca: Korban Meninggal Tragedi Mina Mencapai 717].*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggota dewanibadah hajilempar jumrohtragedi Mina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban Meninggal Tragedi Mina Mencapai 717 Orang
Tulisan selanjutnya Siaran Kemenag: Mayoritas Korban Mina Jamaah Arab dan Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?