Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Anti Jilbab’ Bahan Kampanye Partai Sekuler Turki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2002 15:27 3:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2002 15:27
Bagikan
Bagikan

Mimpi buruk nampaknya akan terus menimpa umat Islam di Turki. Penutup aurat (jilbab),sebagai salah satu keyakinan begamaumat Islam, nampaknya akan menjadi musuh masa depan pemerintahan sekuler Turki. Minggu lalu, salah seorang tokoh penting partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) telah mulai menunjukkan tanda-tanda permusuhan terhadap wanita Islam. Diantaranya adalah, kampanye larangan penggunakan penutup aurat (jilbab) di negara itu.

“3 November ini hari penyiksaan para gadis dan wanita harus segera diakhiri”, kata Bulent Arinc. Pernyataan Arink yang sangat anti jilbab itu disampaikannya dalam sebuah kampanye politik untuk memenangkan partainya, AKP di Kahramanmaras, sebuah kota sebelah Selatan Turki. “Sebab pelajar kita tidak bisa teratur saat memasuki halaman sekolah mereka. Saya menyebutnya itu menyiksa, “ katanya dengan nada melecehkan.

Kerudung (jilbab) adalah benda yang telah dilarang oleh pemerintahan Turki semenjak negara ini memilih ideologi sekuler dibawah pimpinan Kemal Ataturk 79 tahun yang lalu. Kegiatan Islam cukup semerak saat partai Islam kesejahteraan mememangkan pemilu. Sayangnya, kemenangangan AKP membubarkan hak-hak umat Islam Turki. Salah satu bentuknya adalah upaya pemerintahan sekuler yang didominasi kalangan militer ini untuk terus menekan segala hal yang berbau Islam. Misalnya berusaha melarang madrasah, berusaha mengganti huruf al-Qur’an dengan bahasa Turki, dan melarang penggunaan keyakinan menutup aurat (jilbab) di sekolah dan kampus-kampus.

Tarhan Erdem, seorang peneliti dan periset dari Konda Ltd mengatakan, wacana pelarangan jilbab dijadikan AKP sebagai kampanye putaran pertama untuk menarik hati kalangan militer yang berkuasa. Tiga tahun lalu, dalam pemilu tahun 1999, seorang muslimah anggota parlemen Turki dikelurkan gara-gara menggunakan hak keyakinannya menutup aurat. AKP diprediksi sebagai partai kedua terbesar yang akan memenangkan pemilu November depan. Jika prediksi ini benar, maka, umat Islam Turki akan kembali menjalani masa-masa suramnya di bawah kendali pemerintahan sekuler dan militer. (Cm/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia dan Islamophobia
Tulisan selanjutnya Neno: Pemerintah Pinggirkan Kaum Dhuafa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?