Hidayatullah.com–Koresponden BBC di London melaporkan, menurut draft laporan dari tim inspeksi senjata di Iraq, tidak ada tanda-tanda senjata kimia atau biologi yang ditemukan sebagaimana selama ini dituduhkan AS. Sejak rejim Saddam Hussein jatuh, Kelompok Survey Iraq yang terdiri dari 1400 orang inspektur-senjata di bawah pimpinan CIA giat menjelajahi Iraq untuk mencari bukti senjata pemusnah massal. Menurut BBC, kesimpulan dalam draft laporan itu adalah bahwa tidak ada jejak senjata yang ditemukan dan tidak ada bukti bahwa senjata tersebut telah dilarikan keluar dari Iraq. Jika benar, ini akan meningkatkan tekanan terhadap pemerintah Bush, Blair dan Howard, karena argumen utama untuk perang adalah karena Iraq memiliki senjata pemusnah massal. Meskipun draft laporan itu nampaknya meragukan argumen tadi, namun menurut BBC, kelompok survey tersebut menyita sejumlah file komputer, dokumen dan foto yang menunjukkan bahwa Saddam Hussein berencana untuk memulai kembali program senjata itu di masa depan. Hampir tidak kurang enam bulan semenjak AS menguasai Iraq, tim survey tidak menemukan apapun sebagaimana bersemangatnya AS dan sekutunya menuduh dan menghancurkan Iraq.(bbc/abcn)