Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aparat Pakistan Kembali Tangkapi Mahasiswa Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 September 2003 09:04 9:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2003 09:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat Konsul Jenderal Indonesia di Karachi, Temu Alam, Selasa (23/9), mengatakan, polisi dan intelijen Pakistan pada Senin (22/9) pukul 22.40 waktu setempat membawa David Pintarto, 22, Furqon Abdullah, 27, Ilham Sopandi, 26, dan Mohammad Anwar (22) dari asramanya di univesitas tersebut.

“Malam itu setelah berkunjung ke KRI Dewaruci, saya ditelepon Muhyidin, salah seorang mahasiswa kita di kampus itu, yang mengabarkan empat rekannya dibawa petugas keamanan Pakistan ke suatu tempat yang tidak jelas,” kata Alam.

Setelah ditelepon Muhyidin, dia segera minta disambungkan dengan asisten pendaftaran kampus perguruan Islam swasta di Karachi itu, Mubasir, yang biasa mengurusi segala hal tentang mahasiswa asing di kampusnya, namun tidak ada di tempat.

Menurut dia, Mubasir sebelumnya didatangi polisi dan agen intelijen Pakistan yang menyatakan Saifuddin (ditangkap 20/9) memiliki 10 keping compact disk (CD) berisi program komputer tertentu yang telah diserahkan kepada Anwar alias Siddiq.

“Kami hanya memerlukan 10 CD itu,” kata Alam menirukan dialognya dengan Mubasir seraya menekankan pengurus asrama itu hanya memiliki sembilan keping CD tersebut. Satu keping -berisikan program komputer berbahasa Arab- lalu diserahkan Mubasir kepada polisi setelah memintanya kepada Anwar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Adapun isi ke-10 CD itu tidak pernah diketahui oleh orang lain, selain pemilik dan orang yang diserahkan untuk menyimpannya. Kedatangan aparat keamanan Pakistan ke kampus itu, katanya, sebenarnya sudah pernah terjadi pada Minggu malam (21/9) untuk menanyakan berbagai hal berkaitan dengan Rusman Gunawan kepada Anwar dan Ilham.

Mubasir, sering berurusan dengan aparat keamanan soal para mahasiswa asing di kampus itu, menurut Alam, polisi hanya melakukan pengembangan pemeriksaan terhadap Gunawan yang belakangan diketahui adik kandung Hambali.

Bisa meluas

“Penangkapan-penangkapan ini bisa saja meluas kepada para mahasiswa kita di sini. Kami tawarkan kepada mereka agar menginap saja di KJRI sehingga jika polisi atau siapa pun yang menginginkan mereka bisa kita ketahui,” kata Alam.

Akan tetapi tawaran menginap di KJRI Karachi itu tidak dipenuhi oleh puluhan mahasiswa Indonesia di sana yang merasa tidak pernah terlibat dengan kegiatan melawan hukum atau konspirasi negatif apapun.

“Sekarang di asrama tenang-tenang saja. Tapi pada malam penangkapan Anwar Cs itu polisi mengepung kampus dan memutuskan hubungan telepon ke kampus, makanya Mubasir tidak bisa dihubungi,” kata Puji Sugiono, salah seorang mahasiwa Indonesia di Abubakar Islamic Universityyang ditemui di Karachi.

Berkaitan dengan penangkapan-penangkapan itu, tiga staf KJRI di Karachi, di antaranya Kadirat Politik, Hadi Martono, Kasubdit Protokol dan Konsuler Dindin Wahyudin, dan Aang Wirtadjaja, telah menemui pihak berwenang di Kementrian Dalam Negeri Pakistan untuk yang kedua kalinya pada Selasa siang.

Inti dari kedua pertemuan -yang pertama 11/9- meminta akses konsuler agar bisa bertemu dengan Gunawan dan kawan kawannya. “Tetapi tetap belum ada titik terang. Kami tetap tidak diberitahu di mana mereka, bagaimana keadaannya, dan apa masalah yang ditimpakan kepada mereka secara resmi,” kata Alam.

Sebelumnya, di Kementrian Luar Negeri di Jakarta, Dubes Pakistan untuk Indonesia Syed Mustafa A Husein, menjanjikan pemerintahnya akan segera memberikan akses konsuler kepada KJRI di Karachi dan KBRI di Islamabad untuk mengurusi keenam warga negara Indonesia itu.

Abubakar Islamic University merupakan kampus pendidikan agama Islam swasta terkemuka di Pakistan, yang setengah dari jumlah mahasiswanya berasal dari luar negeri, bahkan ada yang berasal dari Amerika Serikat dan Inggeris.

Kampus perguruan tinggi swasta yang mengajarkan tarbiyah, syariah, dan lain-lain aspek pengetahuan Islam itu, terletak di kawasan biasa Gulshn-e- Iqbal, di Karachi Timur dan berjarak sekitar 24 Km dari KJRI di bekas ibukota negara Pakistan itu.

Untuk mengawasi kinerja dan keberadaan para mahasiswa asing di negaranya, pemerintah Pakistan memberlakukan ‘madasir regulation’ yang mengatur soal pendaftaran ulang mahasiswa, visa mahasiswa, sumber pembiayaan kampus, dan reformasi mata kuliah umum yang perlu dilakukan

Bedanya Dengan Malaysia

Meski Malaysia dianggap sangat sewenang-wenang menangkap orang dengan menggunakan ISA, toh dibanding Indonesia, pemerintah yang bersangkutan bisa bertanggung jawab terhadap warganya di tempat lain.

Mengenai penahanan 13 pelajar Malaysia di Pakistan, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi semalam mengatakan, Malaysia sedang bekerjasama untuk membawa mereka pulang, sementara kedutaannya di Islamabad masih terus memantau keadaan mereka. (ant/um/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dengan ISA, Malaysia Tangkapi Lagi Aktivis
Tulisan selanjutnya Tim Inspeksi Tak Temukan Senjata Pemusnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?