Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yusuf Islam Dicekal Pemerintah AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 September 2004 13:27 1:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2004 13:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Semangat Amerika memberantas terorisme kini telah mulai semakin banyak melahirkan korban. Setelah Prof.Dr. Tareq Ranadhan dicekal AS, kini, mantan penyanyi pop Inggris, Yusuf Islam juga dicekal masuk Amerika.

Mantan penyanyi pop terkenal yang dulu bernama Cat Stevens itu dipaksa turun dari pesawatnya United Airlines dengan nomor penerbangan 919, Kamis kemarin, (23/9), dalam perjalanan ke Washington. Atas pencekalan Yusuf Islam ini, Menteri Luar Negeri Inggris, Jack Straw langsung melakukan memprotes terhadap AS.

Protes Inggris itu disampaikan Menlu Jack Straw kepada mitranya, Menlu AS Colin Powell dalam pertemuan Majelis Umum PBB di New York, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS.

“Dia berbicara kepada menteri luar negeri, tindakan seperti ini seharusnya tidak dilakukan,” kata jubir Straw itu. “Jack Straw menyampaikan hal itu padanya,” katanya.

Kepala Keamanan Dalam Negeri AS Tom Ridge membela langkah pemulangan itu, dengan mengatakan, peraturan tersebut berlaku pada siapa saja, “apakah Anda selebritis atau orang yang sama sekali tidak dikenal.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lembaga Hubungan Islam-Amerika (CAIR), Amerika mengirim surat protes pada Presiden AS, George W. Bush. ?Yusuf Islam barangkali salah satu kepribadian paling dihormati di dunia Islam. Ia merindukan sejarah dan mempromosikan perdamaian dan melawan tindakan terorisme,? ujar Nihad Awad, direktur eksekutif CAIR.

Minggu lalu cendekiawan Muslim kebangsaan Swiss Tariq Ramadhan juga dicekal masuk ke AS. Cucu pendiri Al Ikhwan Al Muslimun ini berencana mengajar di Universitas Notre Damme di Indiana. Sayang, pihak Deparlu AS menarik kembali visa nya dengan tidak ada penjelasan apapun.

?Ketika kepribadian tokoh Islam international seperti Yusuf Islam dan Profesor Tariq Ramadhan ditolak masuk Amerika Serikat, itu menandakan, orang Islam sekarang diperlakukan seperti teroris,” tambah Awad.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keluarga Presiden Bush Pecandu Kokain?
Tulisan selanjutnya Dua Sandera Italia Yang disandera di Iraq Telah Dibebaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?