Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Qaidah Ancam Inggris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2005 04:10
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 5 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Peringatan itu disampaikan al-Zawahiri melalui rekaman video yang ditayangkan stasiun televisi Aljazeera, Kamis (4/8) waktu setempat. Pada Perdana Menteri Inggris Tony Blair, orang yang dianggap AS sebagai tangan kanan pemimpin Al-Qaidah Usamah bin Ladin ini mengatakan, "Kebijakan Blair sudah membawa kehancuran di pusat kota London dan akan membawa lebih banyak kehancuran lagi…," kata al-Zawahiri dalam rekaman videonya.

Dalam tayangan video itu, Zawahiri tangan kanan Usamah bin Laden dalam jaringan Al Qaidah, Ayman Al-Zawahiri, berbicara soal bom London. Zawahiri menganggap bahwa Perdana Menteri Inggris Tony Blair merupakan pangkal penyebab serangan yang akan dilancarkan di London itu.

"Blair telah membuat London porak poranda. Dan, dia akan membawa lebih banyak kerusakan, jika Tuhan menghendaki," ujarnya dalam rekaman yang disebarluaskan jaringan televisi Al Jazirah.

Dia juga menyalahkan Blair atas ledakan bom 7 Juli di tiga stasiun kereta bawah tanah di London yang menewaskan 56 orang. Apa kata Inggris? Kantor Blair di Downing Street tidak bersedia berkomentar terhadap ancaman tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam tayangan itu, Al-Zawahiri yang dikenal sebagai dokter bedah di Mesir tersebut berpidato sambil menyandang senjata Kalashnikov. Dia dan pasukan militannya bergabung bersama jaringan Al Qaidah yang dipimpin Usamah pada akhir 1990 di Afghanistan.

Al-Zawahiri juga berkomentar atas dukungan negara Barat terhadap invasi AS ke Iraq. "Kami menawarkan gencatan senjata kepada negara-negara yang mendukung AS, jika Anda bersedia meninggalkan negara Islam. Bukankah Syekh Usamah bin Ladin telah menyatakan kepada Anda bahwa keamanan tidak akan tercipta sebelum tercipta keamanan di Palestina dan sebelum seluruh pasukan kafir meninggalkan tanah Nabi Muhammad?" kata Al-Zawahiri.

Zawahiri memperingatkan AS bahwa negara adikuasa tersebut akan mengalami teror yang lebih buruk daripada perang Vietnam. "Warga AS akan menyaksikan teror yang akan membuat mereka lupa pada kengerian yang dialaminya di Vietnam," tegasnya.

"Pesan kami sudah cukup jelas: Anda tidak akan pernah aman sebelum pasukan Anda ditarik dari tanah Islam. Berhentilah mencuri minyak kami dan kekayaan kami. Dan, berhentilah mendukung para pemimpin yang korup," ujar Al-Zawahiri. Kelompok Al Qaidah merupakan penentang para rezim yang didukung AS di Timur Tengah, termasuk di Kerajaan Arab Saudi.

Inilah tayangan pertama Al-Zawahiri sejak September 2004. Saat itu, dalam tayangan yang juga disiarkan Al Jazirah, dia menyatakan bahwa AS berada di ambang kekalahan atas Iraq dan Afghanistan. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Sahabat Zionis itu Dikudeta
Tulisan selanjutnya Pejabat AS Sebut Aktor Bom London Petugas Intelijen Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?