Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wartawan Meksiko Ditembak Mati di Negara Paling Berbahaya bagi Praktisi Media

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2018 16:45 4:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2018 16:45
Bagikan
Tentara Israel dan wartawan peliput Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang wartawan Meksiko mati ditembak di negeri Veracruz, tenggara Meksiko, dalam insiden kekerasan di salah satu negara paling bahaya untuk insan media itu.

Pihak kejaksaan negeri mengatakan, Leobardo Vazquez, yang bekerja untuk koran Enlace, ditembak mati pada Rabu malam di kediamannya di Gutierrez Zamora.

“Komisi tidak menerima laporan dari Vazquez Atzin mengenai ancaman mati yang diterimanya,” ujar Presiden Komisi Perlindungan dan Bantuan Jurnalis Meksiko, Ana Laura Perez, seperti dikutip AFP, Kamis 22 Maret 2018.

Tetapi menurut kolega yang mengenalnya menyebutkan bahwa nyawa Atzin memang terancam. Kelompok kriminal dilaporkan mengincar jurnalis yang bekerja untuk suratkabar Opinion itu.

“Baru-baru ini dia bekerja sebagai penanggungjawab di sebuah situs bernama Enlace Informativo Regional,” tutur Perez.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Jurnalisme dan Nyawa Wartawan

Kematian Vazquez Atzin menambah panjang daftar jurnalis yang tewas di wilayah kartel narkoba di Meksiko. Menurut kelompok pemerhati HAM Meksiko, Articulo 19, sebanyak 12 jurnalis terbunuh dalam tugas sepanjang 2017. Vazquez, yang juga tinggal dengan menjual taco, adalah wartawan ketiga yang terbunuh di Meksiko tahun ini.

Meksiko dikenal sebagai salah satu negara di mana tingkat kematian wartawan termasuk tinggi. Tahun 2000, lebih dari 100 jurnalis tewas dalam tugasnya dan wilayah Veracruz merupakan daerah yang mencatat jumlah kematian paling banyak.

Kasus pembunuhan di Meksiko tumbuh lebih dari 25.000 pada tahun 2017, tertinggi sejak 1997.

Itu semua terjadi ketika kartel narkoba yang bersaing pecah dan menjadi kelompok kecil kekuasaan, setelah satu dekade mereka menghadapi kampanye militerisme yang dipimpin militer.

Baca: Pers dan Akhlak Jurnalistik

Peningkatan kasus terorisme telah mempengaruhi popularitas Presiden Enrique Pena Nieto, sekaligus berkontribusi kepada dukungan terhadap calon presiden Andres Manuel Lopez Obrador yang berhaluan kiri, yang semakin berpengaruh menjelang pemilu pada Juli.

Kelompok kebebasan berekspresi, Pasal 19, dalam laporan terbaru mengungkapkan bahwa Meksiko adalah negara paling berbahaya bagi praktisi media di Amerika Latin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekerasanLeobardo VazquezmediaMeksikoVeracruzwartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar dari Bakrie, Penghulu KUA Paling Sering Laporkan Gratifikasi
Tulisan selanjutnya 2 Anggota Keamanan Hamas Gugur Dalam Pengejaran Pelaku Peledakan Hamdallah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?