Hidayatullah.com–Mahasiswa di Aljazair turun ke jalan-jalan di ibu kota Aljiers menjelang pemilihan presiden bulan depan, sebagai kelanjutan dari aksi protes yang dimulai sejak bulan Februari.
Sekitar 1.000 demonstran berjalan dari lapangan Maqam Echahid (Maqam As-Syahid) sambil meneriakkan kebebasan dan demokrasi bagi Aljazair, lansir BBC Selasa (26/11/2019).
Para demonstran itu mengungkapkan protes dikarenakan semua lima kandidat presiden yang akan maju dalam pemilihan bulan depan merupakan pendukung atau pernah menjabat dalam pemerintahan mantan presiden Abdelaziz Bouteflika, yang mengundurkan diri pada bulan April setelah 20 tahun berkuasa.
Sementara itu, pengadilan di Aljiers telah menjebloskan 19 orang ke penjara atas partisipasi mereka dalam aksi protes menentang pemerintahan Bouteflika awal tahun ini.
Banyak dari orang yang dipenjara itu membawa bendera bangsa Berber.*