Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Tekan Cina Berikan Kebebasan Agama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2005 03:26
Bagikan
Bagikan

 

Senin, 21 November 2005

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat George Walker Bush mengaku telah menekan Cina untuk memperluas kebebasan beragama, kebebasan politik, dan kebebasan di bidang sosial. Bush juga mengaku memperoleh janji baru dari Presiden Cina Hu Jintao untuk membuka pasar pertanian dan perdagangan Cina. Tapi janji tersebut tidak disertai langkah konkret. Hal tersebut disampaikan Bush dalam keterangan pers seusai bertemu Presiden Cina Hu Jintao di Beijing, Cina, Ahad (20/11).

Pertemuan Bush dan Hu Jintao di Balai Agung Rakyat yang terletak di sudut lapangan Tian Anmen, tampaknya tidak menghasilkan terobosan terhadap tuntutan AS mengenai reformasi keuangan Cina. Juga tidak ada perincian tentang bagaimana Cina akan mengurangi surplus perdagangan dengan AS yang tahun ini mencapai US$ 200 miliar.

Bush mengatakan, ia juga mendesak perlakuan adil terhadap organisasi-organisasi amal yang beroperasi di Cina. Bush mengusulkan agar Cina mengundang pemimpin Tibet di pengasingan, Dalai Lama, dan para pemimpin Gereja Katolik Roma untuk datang ke Cina buat membahas masalah kebebasan beragama. Menurut Bush, Cina juga perlu bekerja keras untuk melindungi hak kekayaan intelektual. Dewasa ini, pembajakan film-film AS, program komputer, dan berbagai hak cipta lainnya merajalela di Cina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam lawatan dua hari ke Cina, Bush juga mendesak Cina segera merevaluasi mata uangnya. Menurut perusahaan-perusahaan AS, mata uang Cina dihargai lebih rendah hingga 40 persen. Kondisi ini membuat barang-barang Cina lebih murah di AS dan barang-barang AS lebih mahal di Cina.

Presiden Bush dan rombongan tiba di Beijing, Sabtu malam untuk suatu kunjungan kenegaraan. Ini merupakan bagian dari lawatan delapan hari Bush ke sejumlah negara Asia. Kedatangan Bush di Bandar Udara Capital, Beijing, disambut para pejabat Cina yang dipimpin Menteri Luar Negeri Li Zhaoxing. Bush dan ibu negara Laura Bush juga menghadiri ibadat di gereja sebelum mengadakan pertemuan dengan Presiden Cina Hu Jintao dan para pemimpin Cina lainnya.

Selama kunjungan BUsh di Cina, Gedung Putih telah mendesak Cina agar memberikan peliputan luas oleh semua media di Cina yang berada dalam kendali pemerintah.

Para pejabat AS mengatakan, mereka ingin rakyat Cina diberi kesempatan untuk mendengarkan segala sesuatu yang dikemukakan Bush tentang hubungan Cina dan AS selama kunjungannya di Negeri Tirai Bambu.

Menariknya, meski Bush melakukan tekanan kepada berbagai negara untuk memberika kebebasan beragama, namun laporan terbaru yang disampaikan berbagai lembaga HAM dunia menunjukkan bahwa tingkat diskriminasi anti-Islam di AS pasca peristiwa teror 11 September 2001 meningkat hingga 52 %.

Laporan resmi peningkatan ini juga perna disampaikan Amnesti Internasional. Lemba HAM ini menyebut, satu dari sembilan warga AS mendapatkan perlakuan diskriminatif dari pemerintahnya. Sementara itu Lembaga Dewan Hubungan Islam –Amerika (CAIR) menyebutkan, 80 % dari perlakuan diskriminatif itu menimpa kaum muslimin. (mtrtvn/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dugaan Konspirasi Hendropriyono dengan CIA di Indonesia
Tulisan selanjutnya “No APEC, No War, No Bush!”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?