Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suami Benazir Menang, AS Tetap Ajak Perangi Terorisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2008 11:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Asif Ali Zardari, duda mendiang mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto, memenangi Pemilihan Presiden Pakistan yang digelar kemarin. Zardari mengantongi 481 dari 702 suara,jauh melebihi batas minimal 352 suara yang bisa membuatnya memenangi pemilu. Zardari berhasil mendapatkan 281 dari 426 anggota parlemen di Islamabad.

Dengan hasil tersebut, Zardari berhak menjadi presiden ke-14 Pakistan. Zardari mengatakan, kemenangannya merupakan penyelesaian proses demokrasi.

“Bagi siapa pun yang mengatakan PPP atau kepresidenan akan menjadi kontroversial di bawah kami, saya akan katakan ‘dengarkan demokrasi’,”ujarnya.

Kemenangan itu juga disambut baik oleh PPP. “Ini adalah kemenangan historis. Kemenangan demokrasi. Pria ini pernah mendekam di penjara selama lebih dari 11 tahun demi memperjuangkan demokrasi dan hari ini dia terpilih sebagai presiden negara dan ini adalah tanda menguatnya demokrasi,” papar Sherry Rehman, Menteri Informasi Pakistan.

”Ini bukan hanya kemenangan bagi Zardari dan PPP, tapi juga kemenangan bagi impian Benazir Bhutto tentang sistem politik yang demokratis,” ungkap juru bicara PPP Farzana Raja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui, Bhutto tewas dalam serangan bunuh diri pada 27 Desember 2007, beberapa pekan setelah kembali ke Pakistan dari pengasingan. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Condoleezza Rice juga menyambut kemenangan Zardari itu dan memuji apa yang dia sebut sebagai semangat dalam memerangi terorisme.

”Sekarang, dengan presiden baru, saya rasa kita mendapatkan kemajuan,”papar Rice. Sebagai mantan pengusaha, Zardari dikenal memiliki hubungan dekat dengan AS. Dia pun menegaskan komitmen Pakistan untuk mendukung kampanye melawan kaum militan. Dia juga harus menghadapi masalah dalam persekutuan Pakistan dengan AS, termasuk kekerasan militan, dan masalah ekonomi dalam negeri.

Juru Bicara Gedung Putih Gordon Johndroe mengatakan Presiden AS George W Bush berusaha bekerja sama dengan Zardari pada isu-isu penting kedua negara, termasuk kontra-terorisme dan meyakinkan bahwa Pakistan memiliki perekonomian stabil dan aman. Selama pemilihan presiden kemarin, pengawasan keamanan terus diperketat sejak pukul 10.00 waktu setempat.

Sebelum ini, mantan presiden Pakistan Pervez Musharraf juga dikenal sebagai teman dekat dan sekutu Amerika. Mungkinkah dukungan Gedung Putih ini menandakan kedekatan hubungan presiden baru dengan Amerika? [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com] Foto: Zardari didampingi anaknya, Bilawal

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Bunuh Diri Tentara AS Makin Meningkat
Tulisan selanjutnya Pembunuhan Keturunan Sendiri “Marak” di Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?