Hidayatullah.com–Telur bebek organik Elsa Amiss akan dijual oleh sebuah supermarket dengan jaringan toko nasional di Inggris setelah keluarganya meraih sebuah penghargaan dalam bidang penyediaan pangan.
Telur yang akan dipasok itu berasal dari usaha telur dan bebek organik di Higher Fingle Farm, Drewsteignton, yang dikelola oleh kedua orang tuanya, Nevil dan Rona Amiss.
Namun Elsa bersama adik-adiknya yang bertugas mengumpulkan telur-telur bebek dari 300 tempat bertelur alami yang tersebar di halaman rumput.
Mereka jugalah yang kemudian memilah-milah sesuai dengan ukuran dan memasukkan ke dalam kotak.
Keluarga Amiss mendapat penghargaan Food Champion of The Year dalam Made in Britain Awards dengan hadiah uang tunai £ 10.000.
Hadiah Made in Britain Awards ditujukan untuk mempromosikan produsen makanan dan minuman skala kecil di Inggris.
Pemasok supermarket
Tapi hadiah yang sepertinya lebih berharga adalah telur bebek yang dirawat dan dikumpulkan oleh Elsa dan adik-adiknya itu akan dijual di toko-toko Waitrose yang terletak di seluruh Inggris Raya.
Dan Elsa sudah merencanakan untuk membeli lebih banyak bebek lagi dengan menggunakan hadiahnya.
Namun dia juga ingin menggunakan sebagian dari hadiah uang untuk berkunjung ke taman bermain Legoland.
Gagasannya untuk menjual telur bebek muncul karena dia ingin melakukan sesuatu tapi tanpa harus membunuh bebek.
“Dia mengatakan kepada saya ingin membesarkan anak-anak bebek,” kata ayahnya Nevil Amiss kepada BBC.
“Menurut saya dia anak perempuan yang hebat dan anak yang gembira, tapi saya kira manajer bank yang akan lebih bergembira,” tambahnya.
Jika telur bebek Amiss laku di supermarket, tentu pemasukan mereka akan semakin besar dan bank akan berlomba menarik mereka menjadi nasabah.
Mempertahankan kualitas
Nevil Amiss mengatakan hadiah uang akan digunakan juga untuk meningkatkan sarana produksi agar mereka lebih siap dalam memasok supermarket.
“Kami harus hati-hati untuk menjaga tingkat produksi agar tidak kehilangan kualitas produksi.”
Selain menjual telur bebek, keluarga Amiss juga menjual 100 ekor bebek organik setiap minggunya dari peternakan mereka yang berada di Devon.
Dierktur Komersial, Waitrose, Richard Hodgson, mengatakan pembeli saat ini ingin mendapatkan produk berkualitas yang memenuhi standar kesejahteraan hewan.
“Telur Elsa merupakan contohnya dan merupakan produk yang ingin kami tampilkan di rak-rak kami.”
“Diperlukan kerja keras agar sebuah produk bisa masuk ke dalam supermarket, namun Elsa sudah mencapainya dalam usia 10 tahun,” kata Hodgson.
Orangtua Elsa memulai peternakan organik mereka pada Tahun 2001 setelah wabah penyakit kuku dan mulut menyerang peternakan domba dan lembu mereka.
Kini mereka juga ingin membuka sebuah pusat studi di Devon sejalan dengan rencana pemerintah lokal untuk mengajarkan kepada murid sekolah tentang bagaimana memproduksi pangan dan memasarkannya.
“Sudah ada sekelompok murid yang datang dan Elsa membawa mereka untuk mengumpulkan telur,” tambah ayah Elsa.
“Itu cara yang baik untuk mengajak anak-anak terlibat.”
Di Inggris belakangan ini semakin banyak permintaan atas bahan pangan organik maupun produk peternakan yang dihasilkan tanpa melanggar standar kesejahteraan hewan. [bbc/hidayatullah.com]