Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahasiswa yang Disiksa Polisi Mesir Masih Trauma

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2009 14:39
Bagikan
Bagikan

Empat mahasiswa asal Indonesia yang disiksa polisi Mesir selama empat hari, masih trauma dengan kejadian tersebut. Selain luka fisik yang diderita, mereka juga masih merasa terancam untuk tetap melanjutkan kuliah di sana.

“Adik saya hingga kini takut mengangkat telepon dan berniat pindah rumah. Sedangkan dua mahasiswa tingkat pertama saking takutnya berencana pulang ke Indonesia,” kata Roudhatul Firdaus, kakak Fathurrahman, salah satu korban penyiksaan tersebut.

Namun, Roudhotul menyayangkan, sampai saat ini belum ada penanganan serius terhadap adiknya dan korban kekerasan lainnya. Bukti-bukti tindak penganiayaan, seperti visum dari rumah sakit untuk korban, juga belum dilakukan.

“Sampai sekarang adik saya juga belum divisum karena takut di rumah sakit akan kembali berurusan dengan intelijen Mesir. Seharusnya, KBRI memfasilitasi visum terhadap korban karena akan berguna untuk membuktikan telah terjadi penganiayaan,” ujarnya.

Padahal, ia mengatakan, insiden itu telah meninggalkan trauma mendalam, selain luka fisik akibat penganiayaan. Ia juga mengaku bisa merasakan trauma mendalam dari adiknya lewat pesan singkat terakhir dari Fathurrahman yang diterimanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Fathurrahman juga mengingatkan kakaknya agar kasus ini tidak dibesar-besarkan karena takut teror dan ancaman dari polisi Mesir berlanjut.

Ia berharap pihak KBRI memberikan perlindungan dan pendampingan untuk mengurangi trauma dari para korban. Ia khawatir kejadian tersebut akan berdampak pada keberlanjutan studi mereka di Kairo.

Roudhatul meyakini bahwa empat mahasiswa tersebut, termasuk adiknya, adalah korban salah tangkap dari pihak kepolisian Mesir. Ia menyayangkan bahwa hingga kini belum ada pernyataan permohonan maaf dari polisi setempat terkait peristiwa penahanan dan penganiayaan tersebut.

Roudhatul juga sangat yakin bahwa adiknya tidak terlibat jaringan pergerakan radikal ataupun masuk ke jaringan teroris seperti Al Qaeda. Ia menjelaskan, Fathurrahman adalah mahasiswa dengan beasiswa penuh dari Universitas Al Azhar dan hanya mengikuti organisasi pelajar dari Riau dan perkumpulan orang Sumatera selama di Mesir.

“Apa yang dilakukan polisi Mesir tidak mencerminkan azas praduga tak bersalah. Deplu harus mendesak pemerintah Mesir untuk menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa penganiayaan ini,” ujarnya.

Konfirmasi

Sementara itu, Departemen Luar Negeri (Deplu) RI menyatakan masih menunggu klarifikasi pemerintah Mesir terkait penangkapan empat mahasiswa Indonesia di Mesir karena diduga terlibat jaringan terorisme. Hal itu disampaikan Jubir Deplu, Teuku Faizasyah.

Menurut Teuku, Deplu telah menyampaikan surat untuk meminta klarifikasi pada akhir Juni lalu. “Kami sudah meminta klarifikasi. dan keempat mahasiwa tersebut telah dibebaskan,” ungkapnya, Sabtu (4/7), di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, ada empat mahasiswa Universitas Al Azhar, Kairo, asal Riau ditangkap dan ditahan kepolisian Mesir. Mereka adalah Faturrahman, Arzil, Ahmad Yunus, dan Tasrih Sugandi. Selama dalam tahanan, 28-30 Juni 2009, mereka disiksa polisi Mesir, antara lain disetrum. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspadai “Michael Jackson” Jahat!
Tulisan selanjutnya Nikah Massal Terbesar dalam Sejarah di Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak

Berita
22 Juli 2026 19:54
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?