Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Serahkan 55 Mantan Pejabat Saddam Hussein

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2010 13:54
Bagikan
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Amerika Serikat membebaskan 55 tahanan Iraq mantan orang-orang dekat Saddam Hussein, termasuk Tariq Aziz.

Pengumuman dari Wakil Menteri Kehakiman Iraq itu disampaikan pada hari Rabu (14/7), sebelum pihak Amerika Serikat menyerahkan penjara Kamp Cropper kepada pemerintah Iraq.

Menurut Wakil Menteri Kehakiman Bushro Ibrahim kepada AP, penyerahan penjara kamp tahanan buatan AS itu berlangsung selama tiga hari sejak Senin lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hari ini kami menerima 55 mantan pejabat rejim sebelumnya, salah satunya adalah Tariq Aziz, dan yang lainnya adalah para menteri perminyakan dan kebudayaan,” kata Ibrahim, seraya menambahkan bahwa Iraq juga menerima mantan Sekretaris Saddam Hussein, Abed Hamoud, mantan Menteri Pendidikan serta Menteri Perdagangan.

“Kami akan menerima tambahan lain besok, tapi saya tidak memiliki informasi tentang hal itu dan kami tidak memiliki daftarnya,” ujar wakil menteri itu.

Pihak militer AS sebagaimana dilansir Arab News telah mengkonfirmasi berita tersebut, tapi tidak memberikan identitas siapa saja yang diserahkan ke pemerintah Iraq.

Menurut pihak Iraq, Hussein Rashid Mohammed, mantan Wakil Direktur Operasional Militer Iraq, dan mantan Menteri Pertahanan Sultan Hashim Al-Taie, tidak termasuk mereka yang diserahkan.

Mulai Kamis ini (15/7), pihak keamanan Iraq akan mengambil alih operasional Kamp Cropper dan AS akan menyerahkan sekitar 1.600 warga Iraq yang ditahan Amerika.

Meskipun demikian, militer AS sebelumnya mengatakan bahwa ada 200 orang yang akan tetap berada dalam tahanan mereka atas permintaan pemerintah Iraq dengan alasan keamanan.

Serah terima kamp tahanan tersebut merupakan bagian dari rencana AS untuk menarik sekitar 50.000 pasukannya hingga akhir Agustus mendatang, sebelum akhirnya semua pasukan ditarik.

Tariq Aziz adalah satu-satunya penganut Kristen yang menjabat di pemerintahan Saddam Hussein. Ketika menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Iraq ia dikenal sebagai pembela Saddam dan sering berkeliling dunia untuk melakukan misi diplomatik.

Pertemuannya dengan Menlu AS James A. Baker di Jenewa pada Januari 1991 gagal mencegah terjadinya Perang Teluk 1991.

Beberapa tahun kemudian Tariq Aziz bertemu dengan mendiang Paus Paulus II di Vatikan, beberapa pekan sebelum Amerika Serikat menginvasi Iraq pada Maret 2003, yang mengakibatkan derita berkepanjangan rakyat Iraq hingga saat ini.

Setelah Saddam Hussein digulingkan, Tariq Aziz disidang dan dijatuhi hukuman 22 tahun penjara. Setelah lepas dari tahanan AS, kini ia berada dalam tahanan rejim Iraq bentukan Amerika Serikat. [di/an/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal Harapan Sudah Berlabuh di Mesir
Tulisan selanjutnya Pekan Depan, MUI Bahas Hukum Kopi Luwak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Iptekes
26 September 2026 14:55
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?