Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kapal Harapan Sudah Berlabuh di Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2010 13:47
Bagikan
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza asal Libya, Amalthea alias Harapan, akhirnya mendarat dengan selamat di Pelabuhan El-Arish, Mesir, Rabu malam (14/7).

Seorang pejabat Mesir mengatakan, kapal berbendera Moldova dengan nama lambung Amalthea tiba di El-Arish pantai Mediterania, sekitar 45 km arah selatan dari perbatasan dengan Gaza pada Rabu tengah malam dan akan mulai membongkar kargonya.

“Persediaan obat-obatan dan para penumpang akan masuk ke Gaza lewat perbatasan Rafah, sementara makanan akan lewat pintu perbatasan Ajwa,” kata Kapten Gamal Abdel Maqsoud, petugas yang bertanggungjawab di pelabuhan, sebagaimana dilansir Arab News.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Ia mengatakan bahwa Palang Merah Mesir akan bertanggungjawab membawa barang-barang bantuan lewat kedua pintu perbatasan dan truk-truk pengangkutnya telah menunggu di El-Arish.

Menurut keterangan Youssef Sawani, Direktur Yayasan Qaddafi, keputusan membelokkan kapal ke Mesir karena faktor keamanan.

“Bagi kami tidak dapat diterima jika masuk ke dalam konfrontasi dan beresiko pertumpahan darah.”

“Tujuan Amalthea telah dicapai tanpa pertumpahan darah dan hasilnya adalah kemenangan untuk rakyat Palestina,” tambah Sawani.

Sementara itu PM Hamas Ismail Haniyah mendesak para aktivis untuk tidak menjauhi perairan Gaza dan terus mengirimkan “Freedom Flotilla” yang lain.

“Konvoi laut dan darat harus berlanjut,” katanya. “Kami berharap bisa mengandalkan negara-negara Islam untuk membantu kami mengangkat blokade.” [di/an/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPI: Infotainment Tayangan Nonfaktual
Tulisan selanjutnya AS Serahkan 55 Mantan Pejabat Saddam Hussein

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Berita
13 Juni 2026 11:14
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?